POLISI mendirikan lima unit posko penyekat di wilayah perbatasan Kota Palembang dan kabupaten tetangga untuk mencegah para pemudik pada 6-17 Mei 2021.
Kasatlantas Polrestabes Palembang Kompol Endro Aribowo, di Palembang, Jumat 28 April 2021 mengatakan lima titik posko itu berada di Simpang KM 12, Simpang Nilakandi, Dekranasda Jakabaring, Talang Jambe dan Plaju.
“Posko diawasi 24 jam, pemudik yang tidak penuhi syarat akan putar balik ke daerah asal,” ujarnya.
Menurut dia, lima titik posko itu menjadi perlintasan keluar masuk pemudik dari Kota Palembang menuju berbagai kabupaten/kota di Sumsel, akan ada 400 lebih petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan yang siaga di posko itu.
Ia menjelaskan, sebanyak empat posko berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuasin, yakni posko KM 12, Dekranasda Jakabaring, Talang Jambe dan posko Plaju.
Sementara posko Simpang Nilakandi berada di perbatasan Palembang-Kabupaten Ogan Ilir.
Dalam penyekatan para pemudik pihaknya menerapkan aturan pemerintah pusat, kendaraan akan diperiksa terkait dokumen operasional dan bukti tes bebas COVID-19.
“Siapa pun yang melintas akan dilakukan pemeriksaan,” kata dia.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM di ruang kerjanya Sabtu 1 Mei 2021 mengatakan Pihaknya juga mengingatkan bagi masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak agar tidak melakukan perjalanan mudik. “Sebab saat ini pemerintah sedang bekerja keras menghentikan laju penularan COVID-19 yang mulai menunjukan peningkatan kasus,” tegasnya seraya mengingatkan.
Jangan sampai, ungkap Kombes Supriadi, seperti Tsunami COVID-19 di India, Siapa lagi yang mau menjaga diri kita kecuali diri kita sendiri. “Mari kita memutus mata rantai penyebaran dengan tidak pulang kampung/mudik, tetaplah patuhi protokol kesehatan,” imbaunya.
Untuk Operasi Pam Idul Fitri 1442 H tahun ini, 2100 Personel diterjunkan untuk menjaga 46 Posko penyekatan delapan titik berada antar provinsi dan 38 titik antar kabupaten dan kota jadi tahun ini kita akan melakukan penyekatan 46 titik.
“Yakni provinsi maupun tingkat Kabupaten dan kota delapan antar Provinsi dan 38 antar kabupaten dan kota dengan penyekatan personilnya 2100 personel yang terdiri unsur Dinas Kesehatan TNI, Polri, Satpol PP dan Pihak terkait,” tutup Kabid Humas Polda Sumsel ini. (Abror Vandozer/rel)



![Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0014-225x129.jpg)



![Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0023-225x129.jpg)

![Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0014-129x85.jpg)



![Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0023-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
