Ketua Umum Aptelindo, Alex Kosasi SH mengatakan bahwa di dalam rakernas ini membahas tentang evaluasi program program kerja (Proker). “Evaluasi dilakukan untuk meningkatkan kinerja Aptelindo itu sendiri. Agar ke depannya dapat lebih baik lagi,” ungkap Alex.

Ada pun program program kerja yaitu pertama pengukuhan struktur kepengurusan yang baru, yang kedua berharap agar dapat melobi pabrikan pabrikan untuk dapat memberikan kelonggaran waktu dalam pengambilan material. “Ketiga adanya bantuan dalam bentuk kerja sama dengan bank BRI dalam pembiayaan terhadap vendor vendor yang ada di Telkom akses ini sehingga dapat menyelesaikan banyak pekerjaan pada tepat waktu,” ujarnya.
Sementara, Jannes Siantari selaku perwakilan Telkom memaparkan beberapa hal termasuk mengevaluasi kinerja yang ada pada pos masing masing harus ditingkatkan lagi.
“Sebab, Sumatera Selatan (Sumsel) baru berada di nomor 2 terbesar penjualannya di Sumatera di bawah Sumatera Utara (Medan),” jelasnya.
Ditegaskan Jannes, artinya kinerja lebih ditingkatkan serta menjaga kekompakan tim. “Kami senang dengan adanya Aptelindo ini sebagai Mitra Telkom dalam membangun jaringan telekomunikasi hingga ke desa desa,” ungkapnya.
Senada yang disampaikan Fadil Mujib selaku Manager Pemasaran Bank BRI Cabang Palembang, sangat senang dengan adanya undangan dan kegiatan Aptelindo, bila perlu satu bulan sekali, mengapa tidak.
“Kami dari BRI yang berkantor di jalan A Rivai sudah melakukan kerjasama dengan Ketum Aptelindo (Alex). Kami memberikan kemudahan bagi teman teman sebagai pelaku UMKM,” ucapnya.
Kami memberikan keringanan dengan program cukup 50 persen saja agunan untuk peminjaman. “Serta masih banyak lagi program lainnya yang tidak bisa kami jelaskan di sini dikarenakan waktu, untuk lebih jelasnya nanti bisa langsung ke kantor,” tutur Manager Pemasaran BRI ini.
Di tempat yang sama, Darwis selaku Ketua Kadin Indonesia Kota Palembang mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus baru dan Rakernas Aptelindo II.
“Semoga ke depan akan lebih sukses dari yang kemarin,” tukasnya. (*)
Laporan Sawdy Atmaja
Editor Abror Vandozer



















