“Tim Gakkum ini melibatkan TNI-Polri. Juga, Satpol PP, dan lainnya. Ini apel serentak lauching Tim Gakkum Pendisiplinan Protokes COVID-19, sepertinya kita ketahui kasus pandemi kembali mengalami peningkatan,” ungkap Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIK MH saat apel serentak di Mapolres Prabumulih, Selasa (22/09/2020).
Di Prabumulih hingga hari ini (kemarin, red), lanjut AKBP Iwayan Sudarmaya, ada 175 kasus. Beberapa diantaranya, masih dalam proses penyembuhan.
“Hal ini perlu kita antisipasi bersama, Prabumulih sudah pernah di zona merah. Sekarang ini, zona orange perlu ada langkah-langkah pencegahan dan ekonomi mulai mengeliat,” ujarnya.
Masih kata Kapolres, tetapi masyarakat tidak sadar bahaya COVID-19 masih mengancam. Saya selaku Kapolres mengingatkan perlunya kesadaran masyarakat terhadap protokes dalam rangka pencegahan dan penanggulangan COVID-9.
Gakkum ini dilakukan dengan dua cara stasioner dan mobile “Operasi yustisi yang dilakukan cukup efektif untuk membuat masyarakat sadar terkait protokes. Bukan, membuat masyarakat takut karena sanksi atau denda.
“Adanya Tim Gakkum ini, harapannya penegakkan pendisiplinan protokes berjalan lebih baik dan optimal lagi. Dalam rangka meningkatkan kesadaran pentingnya, protokes dalam melawan dan memerangi COVID-19 ini,” tutur Kapolres seraya mengakhiri wawancara.
Laporan Abi Samean – Editor Abror Vandozer



















