Orang Tua Murid SMPN 2 Tanjung Raja Pertanyakan Dana KIP Anaknya

- Jurnalis

Senin, 7 September 2020 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang Tua Siswa SMPN 2 Tanjung Raja mendatangi Bank BRI Tanjung Raja untuk mengkonfirmasi pencairan dana KIP.

Orang Tua Siswa SMPN 2 Tanjung Raja mendatangi Bank BRI Tanjung Raja untuk mengkonfirmasi pencairan dana KIP.

WIDEAZONE.COM, OGAN ILIR — Staf ahli Kepresidenan Bidang Hukum Nur Kholis SH MM, menilai setidaknya sudah muncul niat tidak baik terkait dana KIP milik ketiga siswa itu.

“Harusnya ketika akan mencairkan dana tersebut, pihak kelurga tiga anak itu harusnya diajak serta ke bank BRI Ogan Ilir. Jika secara diam-diam dicairkan, berarti ada hal lain yang perlu diperhatikan,” ujar Nur Kholis saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (7/9/2020).

Menurut Nur Kholis, KIP merupakan dana bantuan dari presiden untuk anak-anak sekolah yang cerdas dari keluarga tidak mampu. Karena, katanya, ketiga siswa itu sangat membutuhkan hak (anggaran uang) yang sudah diberikan ke pada mereka.

Apalagi seorang di antara orangtua siswa sudah langsung menanyakannya ke BRI cabang Ogan Ilir. Ternyata anggaran KIP milik ketiga anak itu diduga sudah dicairkan kepala SMPN 2 Tanjung Raja. “Apabila uang itu tidak segera diberikan ke tiga siswa, sebaiknya laporkan saja ke polisi,” ujar Staf Kepresidenan di Bidang Hukum tersebut.

Meski demikian, kata Nur Kholis, jika pihak sekolah ada niatan untuk mengembalikan dana KIP yang telah dicairkan itu, sebaliknya perlu dipertimbangkan kembali.

Baca Juga:  Sekolah Rasa "Double Track" SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Apabila dari sepekan terakhir uang itu masih belum diberikan ke tiga siswa, Nur Kholis berjanji akan memberikan laporan ke Presiden Joko Widodo. “Ini penting agar niat baik Bapak Presiden Joko Widodo itu benar-benar dirasakan oleh rakyat tidak mampu,” tegasnya.

Terkait kasus dana KIP yang diduga dicairkan pihak SMPN 2 Tanjung Raja OI, Kepala Desa Talang Balai Baru I Heri Nuryanto, mengatakan Ibu Hanifah (nama disamarkan) sudah menghubunginya.

“Ibu Hamifah minta tolong ke saya untuk mengkoordinasikan dana KIP milik anaknya ke kepala SMPN 2 Tanjung Raja,” kata Heri Nuryanto ke pada wartawan media ini.

Menurut Heri, pihak sekolah yang diwakili seorang laki-laki mengaku bernama Adi mengajak berdamai terkait dana KIP milik ketiga siswanya.

Adi mengatakan bakal mengembalikan uang itu ke pada ketiga pemliknya. “Apakah pihak sekolah (Adi) siap mengembalikan dana tersebut apabila ketiga orangtua siswa melaporkannya ke pada saya?” tanya Heri ke pada Adi.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Mendengar pertanyaannya, pihak sekolah mengurungkan niatnya. “ini pasti ada kekeliruan penggunaan dana KIP yang sudah dicairkannya. Apalagi dana itu milik ketiga siswanya,” ujar Heri mengungkapkan perkataan Adi.

Menurut dia, pihak sekolah pernah menganjurkan agar Kades langsung menanyakannya ke BRI OI. Namun ketika pihaknya bertanya ke BRI, pihak bank tidak memberi solusi. Menurut pihak bank, saldo di kartu KIP itu sudah terlalu lama. Karena itu bank tak bersedia menyerahkan hasil printer saldonya. “Saya kecewa saat itu,” kata Heri.

Tanggung jawab Kepala Desa Talang Balai I Heri Nuryanto itu terpanggil, karena Ibu Hanifah adalah warganya. Sedangkan SMPN 2 Tanjung Raja berada di wilayah desanya.”Jika pihak sekolah keberatan untuk mengembalikan dana KIP ketiga siswa, kami siap membantu menjadi saksi apabila polisi bertanya tentang kasus itu,” kata Heri.

Sementara, Kepala SMPN 2 Tanjung Raja, Leni ketika hendak dikonfirmasi tak berada di tempat dan saat dihubungi via Whatsapp malah memblokir nomor WA wartawan media ini. (*)

Laporan Rosita Dewi
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81
Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB