Kota Empek-empek Berada di Zona Merah

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2020 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Corona

Ilustrasi Corona

SETELAH terdapat penambahan kasus pandemi virus corona diseases 2019 (covid-19), Kota Empek-empek berada di kawasan zona merah (red zone).

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dari 17 kasus pandemi vicod-19 yang ada di daerah ini, 15 kasus di antaranya berasal dari Palembang.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel Prof Zen Ahmad, mengatakan hingga Jumat petang (17/4/2020), di Sumatera Selatan terdapat penambahan 17 pasien positif corona.

“Kejadian ini sungguh mengejutkan kita. Dengan adanya tambahan itu, di Sumsel terdapat 54 kasus positif yang terinfeksi corona,” ujar Zen ke pada wartawan.

Dari jumlah penderita infeksi virus corona tersebut, katanya, saat ini Pelambang berada di zona merah. “Ini memang tracking kasus yang tercatat sejak awal. Ada satu yang positif covid-19, namun orang yang terlibat dilakukan pelacakan,” ujar Prof Zen Ahmad.

Adanya tambahan 17 pasien positif corona, tukasnya, berarti di Sumsel sudah tercatat sekitar 54 pasien covid-19.

Menurut Prof Zen Ahmad, di Palembang terdapat 38 kasus yang terdiri dari kasus 38 Perempuan (51 tahun) asal Palembang (status kasus lokal), Kasus 39 Perempuan (43) asal Banyuasin (status kasus lokal), Kasus 40 Laki-laki (33) asal Palembang (status kasus lokal).

Baca Juga:  H-1 Penutupan TMMD ke-129, Musola Baitul Maghfurin Terus Dipoles

“Kasus 41 Laki-laki (24) asal Palembang (status kasus lokal), Kasus 42 Perempuan (22) asal Palembang (status kasus lokal), Kasus 43 Laki-laki (30) asal Palembang (status kasus lokal), Kasus 44 Perempuan (62) asal Palembang (status kasus lokal), Kasus 45 Laki-laki (20) asal Palembang (status kasus lokal), Kasus 46 Laki-laki (45) asal Palembang (status kasus lokal),” paparnya.

Ia melanjutkan, “Kasus 47 Laki-laki (51) asal Palembang, status kasus lokal, Kasus 48 Perempuan (47) asal Palembang, status kasus lokal, Kasus 49 Perempuan (32) asal Palembang, status kasus lokal, Kasus 50 Laki-laki (42) asal Palembang, status kasus lokal, Kasus 51, Laki-laki (32) asal Palembang, status kasus lokal, Kasus 52 Laki-laki (32) asal Bandung, status kasus impor, Kasus 53 Perempuan (55) asal Palembang, status kasus lokal, Kasus 54 Laki-laki (55) asal Palembang, status kasus lokal,” ungkap Prof Zen Ahmad.

Baca Juga:  TMMD ke-129 Ditutup, Dansatgas Kodim 0418 Palembang Titip Pesan Penting untuk Masyarakat

Menurut Zen, semua pasien yang baru terkonfirmasi itu merupakan pasien yang dirawat di rumah sakit.

“Sedangkan untuk pasien yang berasal dari Banyuasin status kasusnya transmisi dari Sumsel. Jadi bukan berarti bukan dari sesama Kabupaten Banyuasin,” urainya.

Selain itu, sebanyak 2.338 orang berstatus orang dalam pantauan (ODP). Sementara yang baru selesai dipantau 1.797 kasus, sedangkan yang masih dalam pemantauan sebanyak 541 orang.

Menurut Zen, saat ini pasien dalam status pengawasan (PDP) sejumlah 88 orang. Yang selesai dalam pengawasan 59 orang, di antara 29 orang masih diawasi.

Dari catatan yang ada, kata Zen, terdapat empat tanbahan orang dalam status PDP. Sedangkan yang masih diperiksa di laboratorium sebanyak 269 orang, dengan rincian 54 sebagai terinfeksi positif dan 98 orang statusnya negatif.(*)

Laporan D’Miska

Editor Anto Narasoma

 

Berita Terkait

Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎
Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral
Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review
Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios
81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Kuasa Hukum Junaidi Alias Ajun Bantah Keras Tudingan Hakim dan JPU Tak Netral

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Tunjangan Pendidikan Pegawai Tirta Musi Tak Kunjung Cair, Dijanjikan Dua Pekan Malah Review

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Berita Terbaru