SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar, pernyataan Direktur SCW M Sanusi AS pada akun tiktok @scw_sumsel dan foto Wakil Wali Kota Prima Salam tengah dirawat di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Tangkapan layar, pernyataan Direktur SCW M Sanusi AS pada akun tiktok @scw_sumsel dan foto Wakil Wali Kota Prima Salam tengah dirawat di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Direktur Eksekutif Sriwijaya Corruption Watch [SCW] M Sanusi AS menyoroti kejanggalan kondisi Wakil Wali Kota Prima Salam sehingga dirawat di rumah sakit. Bahkan, ia melontarkan sakit apa, pemeriksaan apa, hingga terkapar? Ternyata di Dokter Terawan.

‎”Saya informasikan kepada teman-teman di Indonesia terutama Kota Palembang. Dokter Terawan itu merupakan dokter terapi, pencucian otak. Artinya, parah penyakit ini,” ungkapnya dalam unggahan video pada akun tiktok @scw_sumsel dikutip WIDEAZONE.com pada Rabu 10 Juni 2026.

‎Selain itu, Sanusi mendesak Badan Narkotika Nasional [BNN], untuk memeriksa [Prima Salam] tes urine secara menyeluruh. Mulai dari rambut hingga ujung kaki, darah dan sebagainya, mengapa? Hal tersebut, menurutnya, sesuai dengan surat, dan permohonan pihaknya.

‎”Silakan tim [BNN] untuk turun langsung ke lapangan, periksa rumah sakit di Jakarta, saudara Wakil Wali Kota Prima Salam berada di tempat tersebut. Periksa segera!” ujarnya dengan lantang.

Baca Juga:  Lidyawati Cik Ujang Ajak Pelajar Sumsel Jaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

‎Tegas Sanusi, ini membuktikan, bahwa seorang pejabat telah menyalahgunakan wewenangnya! Maka dari itu, kami sebagai masyarakat, sebagai aktivis peduli akan persoalan ini.

‎”Bila nantinya terbukti mengonsumsi narkoba, pecat, dan lakukan pemilihan ulang Wakil Wali Kota Palembang,” tegasnya kembali.

‎Sebelumnya, video Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam viral di media sosial soal gaya bicaranya dalam pengucapan selamat milad ke-5 Pesantren Azzahra menuai ragam kontroversi dari netizen. Ternyata, orang nomor dua tersebut sedang sakit dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat [RSPAD] Gatot Subroto Jakarta.

‎Kabar itu disampaikan Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Ia mengatakan kondisi kesehatan Prima Salam menurun akibat kelelahan setelah menjalani aktivitas dan agenda pemerintahan yang cukup padat dalam beberapa waktu terakhir.

‎”Kondisi tersebut memicu gangguan kesehatan yang mengarah pada gejala hipertensi atau tekanan darah tinggi sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut,” ungkapnya.

‎”Memang Pak Wakil Wali Kota saat ini sedang berobat dan menjalani masa pemulihan di rumah sakit di Jakarta. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Kota Palembang agar beliau segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Ratu Dewa kepada wartawan, Selasa 9 Juni 2026.

‎Dewa menjelaskan, sebelum berangkat ke Jakarta, Prima Salam telah berkomunikasi dan berpamitan kepadanya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara intensif. Karena itu, ia menegaskan bahwa keberangkatan wakilnya ke ibu kota murni untuk kepentingan pengobatan dan tidak terkait dengan isu-isu lain yang berkembang di ruang publik.

‎”Saya kira tidak benar jika dikaitkan dengan hal-hal lain. Beliau murni berobat. Bahkan sebelum berangkat beliau sudah berpamitan kepada saya dan saya memang mendorong beliau untuk fokus menjalani pengobatan karena kondisi fisiknya yang kelelahan,” katanya.

Baca Juga:  AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Laporan/Editor Abror Vandozer‎

Berita Terkait

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
SPH Lain Terbit di Lahan 15.000 Meter Persegi Milik Indrawansyah, Kades Ulak Pandan Lahat Digugat ke PTUN Palembang
Kejari OKU Timur Geledah Kantor KPU, 243 Barang Disita
Bupati Edison Terjaring OTT! Kantor Disdik Muara Enim Disegel KPK ‎
Ahli Hukum Pidana: Implikasi Pidana atas Distorsi Informasi dan Klaim Legitimasi Pasca Putusan PK MA 32 PK/TUN/2026
Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:11 WIB

SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:15 WIB

Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:47 WIB

SPH Lain Terbit di Lahan 15.000 Meter Persegi Milik Indrawansyah, Kades Ulak Pandan Lahat Digugat ke PTUN Palembang

Berita Terbaru