17843 Mahasiswa Peroleh Dana Bansos, Ini kata Ketua KPK

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2020 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

17843 Mahasiswa Peroleh Dana Bansos, Ini kata Ketua KPK

17843 Mahasiswa Peroleh Dana Bansos, Ini kata Ketua KPK

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol Drs Firli Bahuri MSi mengaku takjub sekaligus bangga kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang telah berhasil menyelamatkan 17.843 mahasiswa dan mahasiswi yang terancam putus sekolah akibat daripada dampak penyebaran pandemi COVID-19.

“Pemprov Sumsel memberikan bansos sesuai dengan kebutuhan program yang sifatnya perlindungan sosial, saya juga kaget baru provinsi Sumsel bansos diberikan kepada mahasiswa dan mahasiswi yang terancam berhenti sekolah,” katanya saat siaran langsung disalah satu stasiun radio milik negara, (10/7) Pagi.

Menurutnya, langkah yang telah diambil oleh Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru tidak hanya berinovasi dan kreasi dalam menyalurkan luran bantuan sosial, namun juga menyalurkan hak masyarakat secara transparan dan tepat sasaran.

“Pemprov Sumsel membayar spp selama 2 semester nilainya Rp1 juta, total yang sudah terdaftar sudah dibantu sebanyak 17.843 orang belum lagi mahasiswa kita yang berasal dari sumsel sekolah di luar negeri atau cairo. Bansos ini berdasarkan inovasi dan kreasi, saya kira bansos dari pemprov tetap jalan bansos dari pemerintah terkait penanganan dampak COVID-19 tetap jalan, ada juga bansos lain yaitu pemberian untuk mahasiswa ini luar biasa,” terangnya.

Baca Juga:  BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Firli mengatakan dalam pengawasan dana penanganan COVID-19, KPK mengawal langsung agar dana bansos sampai kepada masyarakat yang tepat, dan memanstikan hak seluruh warga negara diberikan dan tidak ada yang dikurangi.

“Bansos yang masuk dalam program Jaring Pengaman Sosial merupakan satu dari sejumlah fokus pengawasan KPK, Apabila ada penyimpangan, kami sudah buat aplikasi ‘jaga bansos’ dari sana lah ada 661 keluhan tersebut dan sudah kami tindaklanjuti,” pungkasnya.

Dilain pihak Gubernur Provinsi Sumsel H Herman Deru menambahkan, mengahadapi COVID ini setiap kepala daerah membutuhkan ilmu-ilmu baru ataupun jurus-jurus baru. Ia menerangkan, mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari keluarga kurang mampu hanya 8.000 tapi yang terancam putus sekolah ada 17.843 orang.

“Nah ini belom lagi di cairo untuk sekolah agama ada 280 mahasiswa, sekarang datanya dari ptn/pts bantuan penerima nya langsung by name tapi di pts dan ptn tersebut yang menerimanya. Ini sekarang sudah jalan jadi mahasiswa tidak terancam putus sekolah karena sudah ada jaminan dari pemerintah kepada ptn dan pts tersebut mudah-mudahan setelah pandemi mereka juga tetap melanjutkan sekolah,” tuturnya.

Baca Juga:  Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang

Ia berharap, ditengah pandemi ini tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap produktif, sebab pemerintah akan hadir dalam semua tingkatan.

“Jangan sampai pandemi ini juga menghancurkan masa depan bangsa saya ingin pendidikan tetap berjalan dengan baik. Saran, masukan dan himbauan yang diberikan oleh KPK kita terima dengan senang hati, sehingga kita tidak terjerumus dalam arti negatif , lebih baik menjaga daripada nanti dibelakang hari terjadi masalah, saya menadapatkan pesan dan kesan sendiri bahwa ternyata masayrakat juga punya fungsi pengawasan,” tambahnya

“KPK juga butuh info dari masyarakat nah ini artinya masyarakat jadilah pengawas dalam lingkungan tersendiri, Pemprov selalu update data bukan hanya dalam strategi pengadaan tapi sampai dengan penyampaian,” pungkasnya. (Ril/Abror Vandozer)

Berita Terkait

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81
Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB