MEMBANGUN masyarakat yang cerdas harus dilakukan dari dua sisi. Pertama mencetdaskan nilai spiritual, dan kedua nikai intelektual.
“Cerdas intelektual tanpa diimbangi kecerdasan spiritual, maka akan terjadi kesombongan dan keangkuhan,” ujar Idham ke pada wartawan media ini, Senin (14/9/2020).
Karena itu Idham menilai bahwa masyarakat yang cerdas akan mampu melihat potensi di sekelilingnya.
Kota Palembang, kata Idham, seharusnya sudah lama menjadi obyek wisata nasional dan bahkan internasional. “Banyak lokasi wisata menarik yang ada di Palembang. Dari wisata reliji hingga wisata alam yang menarik untuk dikembangkan,” katanya.
Karena itu, dengan memahami kecerdasan intelektual dan spiritual, maka masyarakat dapat mengembangkan dan memberdayakan wisata yang ada.
Sejak zaman kesultanan Palembang Darussalam, katanya, kota ini memiliki banyak sektor wisata menarik yang perlu dikembangkan.
“Seperti Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II, misalnya, memiliki ciri dan spesifikasi menarik. Tak hanya sebagai lokasi beribadah, masjid ini memiliki ciri unik dan menarik dijadikan obyek wisata religius,” ujarnya.
Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II ini dibangun pada masa Kesultanan Palembang Darussalam. Dengan bentuk dan corak unik, Idham yakin eksistensinya mampu menarik minat masyarakat luar untuk datang dan melakukan ibadah di masjid ini.
Selain itu, katanya, Palembang memiliki Sungai Musi yang begitu indah dan panjang. Sungai ini mengalir jauh ke beberapa “anak sungai lainnya” seperti Sungai Ogan, Sungai Lematang, Sungai Komering dan sungai-sungai lainnya hingga ke Provinsi Jambi.
Wisata bahari ini, kata Idham, memiliki nilai keindahan yang tiada tara. Masyarakat pengunjung, bisa menikmati wisata air dengan bus air yang dilengkapi sarana keselamatan dan interkoneksi.
“Dari Sungai Musi ini, kita bisa memgarahkan para wisatawan ke masjid dan makam Ki Merogan yang indah dan menarik hati,” katanya.
Bentuk wisata ini, tambah Idham, merupakan corak wisata spiritual dan sejarah. “Bahkan kita juga bisa menikmati kawasan Sungsang yang penuh dengan produk ikan dan udang laut,” katanya.
Selain itu, kata Idham, para wisatawan bisa diajak berkunjung ke Sungai Sembilang Kabupaten Banyuasin yang kaya dengan ribuan burung dari Siberia. “Ini indah sekali,” katanya.
Tak hanya itu, di Kota Palembang sendiri ada juga wisata reliji bagi umat Buddha di Bukit Seguntang. Pokoknya Kota Palembang banyak memiliki tempat-tempat wisata yang layak dikunjungi.
Karena itu, kata Idham, seperti yang dikemukakannya di awal perbincangan, peningkatan intelektual seseorang akan mampu menelisik ke berbagai potensi wisata yang ada.
“Bahkan secara spirituaitas, kita bisa membangun lokasi-lokasi itu menjadi sajian wisata menarik dan laku “dijual” bagi wisatawan nasional dan internasional,” katanya.
Organisasi Forum Palembang Bangkit (FPB) yang dinakhodainya saat ini, akan bisa bersinerji dengan pemerintah untuk tujuan itu. Apalagi di FPB 15 organisasai masyarakat (ormas) yang bisa dijadikan mitra pemerintah untuk pengembangan obyek-obyek wisata di daerah ini.
“Yah, paling tidak, kita bisa mengajak masyarskat untuk bangkit secara ekonomi, sosial politik dan budaya, serta pengembangan nilai-nilai keagamaan,” kata Idham menutup perbincangan. (*)
Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
