Warga Slaro Tagih Janji Bupati-Wabup Muba Soal Listrik

- Jurnalis

Sabtu, 15 Maret 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi warga dusun 3 Slaro Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin tanpa aliran liatrik, padahal instalasi sudah terpasang.

Kondisi warga dusun 3 Slaro Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin tanpa aliran liatrik, padahal instalasi sudah terpasang.

WIDEAZONE.com, MUBA | Berulang kali warga dusun 3 Slaro Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin dijanjikan mendapat penerangan pasokan listrik, namun hingga saat ini belum terealisasi alias isapan jempol.

Bahkan, kala kampanye politik [Pilkada] Bupati dan Wakil Bupati Muba, M Toha-Kyai Rohman berjanji akan segera merealisasikan penerangan listrik bagi warga.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum [LBH] Perisai Keadilan Rakyat Tipikor Muba, Srianto SH menyebut, mereka [M Toha-Kyai Rohman] akan memprioritaskan penerangan bagi warga yang belum teraliri liatrik.

“Termasuk, Wakil Bupati Muba terpilih Kyai Rohman saat itu menjanjikan, Listrik adalah kebutuhan dasar, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhinya,” kata Srianto kepada WIDEAZONE.com, Sabtu 15 Maret 2024.

Baca Juga:  APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Srianto berujar, janji penerangan listrik yang telah diidamkan sejak tahun 2016 tak kunjung terealisasi.

“Padahal, sebagian instalasi listrik telah terpasang, namun aliran listrik tak pernah mengalir,” ungkapnya.

“Ironisnya, kabel-kabel yang telah terpasang pun kini banyak yang hilang, menambah penderitaan warga,” tambah dia.

Kondisi ini, jelas Srianto, sangat memprihatinkan, mengingat warga telah berulang kali dijanjikan penerangan listrik.

“Namun, janji tinggal janji. Hingga kini, sekitar 700 kepala keluarga [KK] di Dusun 3 Slaro Simpang Bayat masih hidup dalam kegelapan,” urainya.

Pernah Setor Rp500 Ribu hingga Rp3 Juta

Sementara, salah satu warga mengungkap rasa kecewanya akan janji yang dilontarkan, tapi tidak ada buktinya.

Baca Juga:  Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Lebih menyakitkan lagi, sebagian warga mengaku telah dimintai uang dengan jumlah bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp3 juta, dengan dalih untuk biaya pemasangan listrik.

Terlebih, Penjabat Bupati dan Sekretaris Daerah [Sekda] Muba pun telah  memberikan rekomendasi, namun tetap saja tidak ada realisasi.

Dengan konidisi warga seperti ini, Srianto mendesak Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Muba untuk segera merealisasikan janii penerangan listrik bagi warga dusun 3 Slaeo Simpang Bayat

“Jangan biarkan warga terus hidup dalam kegelapan,” pungkasnya.

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Berita Terbaru