WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Warga 29 Ilir, lorong Sungai Tawar, Palembang, M Junaidi alias Mamat [40] nyaris mengalami kebutaan usai diduga terdampak penyiraman air keras oleh teman lamanya sendiri.
Peristiwa ini dialami korban di Jalan Lettu Karim Kadir, Perumahan Pemkot, Kelurahan Gandus, pada Sabtu 5 Juli 2025.
Atas insiden tersebut, keluarga korban, telah melaporkan insiden itu ke SPKT Polrestabes Palembang dengan terlapor adalah Eman Layo atau Herman Layo, pada Minggu 6 Juki 2025.
Berdasarkan data, nama Herman Layo atau Eman Layo sudah tak asing lagi, dia diduga juga terlibat di beberapa insiden penganiayaan ataupun penyerangan di Kota Palembang.
Satu di antaranya, Eman Layo diduga juga terlibat dalam aksi penganiayaan yang dialami Ahmad Handa di hari pernikahannya pada Minggu [11/05/2025].
Eman Layo juga disebut sebut terlibat dalam aksi penyerangan yang diduga menggunakan senjata api di Tempat Hiburan Malam DA Club 41, yang terjadi pada Minggu [01/12/2024] tahun lalu.
Terlepas itu, kronologis terkait penyiraman air keras terhadap Mamat berdasarkan dari laporan polisi adik korban. Bermula saat korban bertemu dengan terduga pelaku di TKP yang saat itu sama-sama menghadiri pesta perkawinan.
“Kata [adik korban], dia pengen ngobrol empat mata sama Layo, tapi dia lihat dia [Eman Layo] itu sama teman teman mereka sekitar empat orang, salah satunya yang dikenal itu namanya agung,” ucap Riski selaku kakak kandung korban dalam keterangan persnya.
Keduanya disebut sempat mengobrol beberapa waktu kemudian saat korban hendak pulang berjalan ke mobilnya dipanggil oleh terduga pelaku.
Riski menyebut antara adiknya dan terduga palaku diketahui sama sama saling mengenal. “Yang mereka obrolin itu sebenarnya hal biasa, karena memang kenal tapi tidak begitu dekat,” jelasnya.
Saat korban berjalan ke arah mobilnya itu terduga pelaku yang berada diatas motor memanggil korban, disaat korban menoleh itulah terduga pelaku Eman Layo langsung menyiramkan air keras ke arah korban tepat ke arah wajah.
”Adik itu…sempat lihat sebelum disiram kalau air keras itu dikasih dari Agung, dan disiram sama Layo dia sempat lihat setelah disiram itu Agung juga sempat keluarkan pedang,” ucapnya.
Korban, kesakitan langsung berlari menuju mobil miliknya meminta pertolongan warga. Akibatnya korban mengalami luka bakar serius pada bagian mata, hidung hingga telinga kanan dan segera dilarikan ke rumah sakit, sempat dilarikan ke RSUD Bari Palembang.
Sementara pasca kejadian penyiraman, terduga pelaku yang sudah berada di atas motor langsung kabur meninggalkan korban di TKP. “Sempat dibawa ke RS Bari, tapi karena lukanya serius dirujuk ke RSMH dan menjalani operasi mata karena juga terkena air keras,” tuturnya.
Terpisah, Kuasa Hukum korban Adi Gunawansyah SH MH CPL dari Biro Konsultan dan Bantuan Hukum Cobra, meminta pihak kepolisian mengantensi peristiwa ini.
Sebab menurut dia, terduga pelaku Eman Layo ini sudah banyak dilaporkan dalam peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan di kota Palembang.
”Kami minta dengan laporan klien kami ini, penyidik segera melakukan penangkapan, termasuk Polda Sumsel bisa membackup kasus ini,” tegasnya.
Selain itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut.
”Sudah kami terima laporan tersebut ya untuk ditindaklanjuti Tim Penyidik,” ujar AKBP Andrie Setiawan pada Selasa pagi 8 Juli 2025. [AbV/red]


![Warga 29 Ilir, lorong Sungai Tawar, Palembang, M Junaidi alias Mamat [40] nyaris mengalami kebutaan usai diduga terdampak penyiraman air keras oleh teman lamanya sendiri.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2025/07/Warga-29-Ilir-lorong-Sungai-Tawar-Palembang-M-J-800x533.jpg)
![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-225x129.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-225x129.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-225x129.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-225x129.jpg)
![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-129x85.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-129x85.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

