Wagub Ingatkan Bupati dan Walikota Tidak Persulit Investasi

- Jurnalis

Senin, 16 Desember 2019 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Ir H Mawardi Yahya

Wakil Gubernur Ir H Mawardi Yahya

WIDEAZONE.COM PALEMBANG — Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Mawardi Yahya menyoroti pertumbuhan ekonomi di Sumsel. Menurut Mawardi, saat ini perekonomian di Sumsel masih harus terus didongkrak.

“Untuk itulah kami membutuhkan peran semua pihak termasuk juga Kejati Sumsel agar pertumbuhan ekonomi di Sumsel dapat lebih baik lagi dari sebelumnya,” ujar Mawardi ketika menjadi narasumber saat Rakerda Kejaksaan se-Sumsel di Aula Kantor Kejati Sumsel, Senin (16/12/19).

Menurutnya, Pemprov Sumsel sudah menggelontorkan dana untuk Pemkab dan Pemkot yang ada di Sumsel guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Termasuk juga, gencar membangun infrastruktur untuk menunjang pertumbuhan ekonomi tersebut.

“Sejak awal visi dan misi Bapak Gubernur dan saya wakil Gubernur adalah menciptakan Sumsel maju untuk semua. Artinya kami menginginkan kemajuan di Sumsel dapat merata. Dengan adanya infrastruktur yang mumpuni, saya yakin investor tidak akan segan untuk berinvestasi di Sumsel,” tuturnya.

Mawardi juga meminta agar penerapan hukum jangan sampai menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa

“Kami minta Kejati melalui Kejari untuk menghimbau Pemkab dan Pemkot di wilayahnya agar membuka investasi seluas-luasnya tanpa mempersulit investor, namun dengan regulasi yang benar,” tegasnya.

Selain itu, Pemprov pun merasa miris dengan kondisi Sumsel saat ini. Sebab, Mawardi menyebut, menurut data Badan Pusat Statistik, Sumsel masuk 11 besar provinsi termiskin.

“Ini yang harus kita benahi bersama. Sumsel ini kaya akan Sumber Daya Alam dan itu harus dimanfaatkan dengan meningkatkan Sumber Daya Manusianya sehingga menarik minat investor,” teranganya.

Sementara itu, Kepala Kejati Sumsel, Sugeng Purnomo mengatakan, sinergitas kerjasama Pemprov dan Kejati Sumsel memang sangat dibutuhkan guna meningkatkan kemajuan Sumsel agar lebih baik.

Baca Juga:  Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

“Informasi-informasi dari Pemerintah memang sangat kita butuhkan karena informasi tersebut akan menambah pengetahuan kami sehingga kami bisa mendukung pembangunan daerah baik peningkatan pertumbuhan ekonomi maupun di bidang lainnya,” tuturnya.(AK)

Berita Terkait

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan
Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel–Kejati Babel Perkuat Pengawasan Distribusi BBM, Regulasi IPR Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:04 WIB

HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Berita Terbaru