Tokoh Muda Dayak Mualaf Nilai Lontaran Ketua DPD Golkar Kalbar Tidak Pantas: Masyarakat Jangan Terprovokasi !

- Jurnalis

Senin, 9 September 2024 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh Dayak Mualaf Jono Darsono dan Ketua DPD Golkar Kalbar dan Anggota DPR RI Maman Abdurahman.

Tokoh Dayak Mualaf Jono Darsono dan Ketua DPD Golkar Kalbar dan Anggota DPR RI Maman Abdurahman.

WIDEAZONE.com, PONTIANAK | Tokoh Muda Dayak Mualaf, Jono Darsono mengimbau masyafakat luas di Kalimantan Barat [Kalbar] jangan terpengaruh dan terprovokasi terhadap lontaran Ketua DPD Golkar Kalbar Maman Abdurahman yang menantang pihak-pihak dengan membawa suku dan agama pada Rakerda dan Rapimda Partai Golkar di Hotel Golden Tulip Pontianak Sabtu [7/9], kemarin. Ia menilai hal tersebut tidak pantas.

“Itu sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang tokoh elit politik yang juga sebagai wakil rakyat di tingkat nasional,” ungkapnya dalam keterangan Minggu 8 September 2024.

Sebagai aktivis muda Pemerhati Masyarakat Pedalaman, Jono Darsono mengatakan semua pembangunan baik itu insfrtruktur dan segalanya yang dibutuhkan masyarakat luas bersumber dari uang negara, baik itu APBD maupun APBN. “Sudah sewajarnya diberikan Negara bagi rakyat, masyarakat dan daerah yang membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Ahli Hukum Pidana: Implikasi Pidana atas Distorsi Informasi dan Klaim Legitimasi Pasca Putusan PK MA 32 PK/TUN/2026

“Jadi, apapun itu, mengunakan uang negara bukan milik perorangan dan itu juga sudah tanggung jawab dari siapapun itu wakil rakyat baik dari tingkat daerah hingga pusat, untuk menyampaikan aspirasi rakyat dan mendorong segala bentuk pemerataan pembangunan yang ada di wilayah dapil pemilihan mereka,” tegas dia.

Jono sangat menyayangkan lontaran dari seorang tokoh nasional, Maman Abdurahman yang menyandang status sebagai wakil rakyat Kalimantan Barat di Senayan dengan tidak memikirkan dampak gejolak terhadap Publik dan memabwa suku dan agama.

“Itu sangat disayangkan sekali,” ujar Ketua DPW Kamijo [Kader Militan Jokowi] ini.

Baca Juga:  Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Diharapkan, sambung Jono Darsono, bagi semua elit politik sebagai panutan bagi masyarakat luas, khususnya di Kalbar jangan asal bicara bawa nama suku dan agama.

“Tolong berikan contoh yang baik kepada masyarakat agar tetep terjaga kerukunan antara umat beragama suku, adat, budaya yang ada tetap kita pertahankan, kalau kita merasa sebagai anak bangsa dan putra daerah,” ucapnya.

Jelas setiap kebutuhan masyarakat di mana pun itu daerahnya, tegas Jono selagi masih di negara kita tercinta ini itu tanggung jawab negara dan pemerintah baik tingkat pusat maupun daerah. “Mari tetap kita jaga kerukunan dan ketertiban. Jangan kita rusak segala kedamaian saat ini,” tukasnya.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Komisi II DPRD Prabumulih Minta Klarifikasi PD Petro Prabu soal Dugaan Penggelapan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Berita Terbaru