Tiga Hari Dirawat, Korban Pembacokan Arif Akhirnya Tewas

- Jurnalis

Senin, 14 September 2020 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah bertahan selama tiga hari setelah dianiaya Mahyudin dengan dua bacokan parang panjang pada Jumat senja (11/9/2020), Muhammad Arif akhirnya tewas direnggut ajal, Senin pajar ini (14/9/2020).

Setelah bertahan selama tiga hari setelah dianiaya Mahyudin dengan dua bacokan parang panjang pada Jumat senja (11/9/2020), Muhammad Arif akhirnya tewas direnggut ajal, Senin pajar ini (14/9/2020).

IMAM salat maghrib korban pembacokan Mahyudin (45) di masjid LK II Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI, akhirnya tunduk ke pada ajal.

WIDEAZONE.COM, KAYUAGUNG — Setelah bertahan selama tiga hari setelah dianiaya Mahyudin dengan dua bacokan parang panjang pada Jumat senja (11/9/2020), Muhammad Arif akhirnya tewas direnggut ajal, Senin pajar ini (14/9/2020).

Arif harus tunduk dengan keadaan di saat ia tengah menjadi imam salat maghrib. Sejumlah jemaah masjid harus menitikkan air mata ketika mengetahui ketua masjidnya harus meninggal dunia akibat bacokan Mahyudin.

“Pak Arif itu orang baik. Beliau sangat bijak ketika menjadi ketua masjid kami. Sekarang dia meninggal akibat kemarahan Mahyudin,” ujar Rahman, warga LK II Kelurahan Tanjung Runcing.

Baca Juga:  Bupati Edison Terjaring OTT! Kantor Disdik Muara Enim Disegel KPK ‎

Warga kawasan itu merasa kehilangan sosok pemimpin yang bijak. Selain bijaksana, di mata warga setempat Arif memang selalu bersikap baik. “Makanya kami sangat kehilangan beliau,” katanya menambahkan.

Dalam perkembangan kasus pembacokan terhadap dia, warga pun sebenarnya menjadi resah. Keadaan Arif memang gawat setelah ia dibacok Mahyudin pada Jumat senja (11/9/2020).

Menurut warga, luka yang diderita Muhammad Arif sangat parah. Terutama luka menganga di bawah telinga kanannya.

Mahyudin marah ketika Arif meminta agar kunci kotak amal diserahkan ke bendahara. Barangkali Mahyudin tersinggung karena itu.

Akhirnya, saat Arif menjadi imam salat maghrib di masjid itu, secara tiba-tiba Mahyudin datang membawa parang telanjang dan langsung membacok korban.

Baca Juga:  SPH Lain Terbit di Lahan 15.000 Meter Persegi Milik Indrawansyah, Kades Ulak Pandan Lahat Digugat ke PTUN Palembang

Mendapat dua bacokan itu, Arif tergelimpang bersimbah darah. Para jemaah panik menyaksikan itu. Orang-orang masjid segera menyelamatkan Arif yang tak berdaya.

Sedangkan beberapa orang di antaranya mengejar Mahyudin yang mencoba lari setelah membacok korban. Pelaku pembacokan itu segera ditangkap setelah diketahui bersembunyi di rumah tetangga.

Sedangkan Muhammad Arif yang berada dalam kondisi mengkhawatirkan itu segera dilarikan ke rumah sakit. Malang tak dapat ditolak, dan mujur pun tak bisa diraih. Selama tiga hari dalam perawatan dokter, Arif takluk terhadap ajal. Ia pun meninggal dunia. (Anto Narasoma)

Berita Terkait

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan
Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:34 WIB

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:15 WIB

Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Berita Terbaru