NAMA asli Joseph Paul Zhang ternyata Shandy Paul Soerjomoeljono. Sosok pencaci Rasulullah SAW ini ternyata mampu mengubah wajah dan penampilannya.
WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Wajar jika Joseph Paul Zhang menantang para pelapor dirinya sebagai penista agama ke polisi, tiap pelapor akan dihadiahi uang Rp1 juta.
Mendengar tantangan Joseph, masyarakat Islam di Indonesia bereaksi keras. Mereka meminta polisi untuk membekuk “nabi ke-26” tersebut.
Namun menurut Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Imigrasi Arya Pradhana Anggakara, berdasarkan pelintasan Imigrasi, Joseph sudah bertolak ke Hongkong 11 Januari 2018 lalu.
Sementara menurut Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Agus Adrianto, kasus dugaan penistaan agama itu sedang didalami pihaknya. “Untuk melengkapi dokumen penyidikan, kasusnya sedang kita dalami,” ujar Agus.
Namun sejak awal Agus sudah menduganya bahwa Joseph Paul Zhang tidak ada di tanah air. Namun untuk melengkapi bahan penyidikan, Polri telah melakukan koordinasi dengan pihak Imigrasi.

Menanggapi adanya dugaan penistaan agama oleh Joseph Paul Zhang, pemerhati masalah politik dan kemasyarakatan dari Universitas IBA Palembang, Dr Tarech Rasyid MSi, mengatakan Joseph harus segera dibekuk.
“Manusia yang mengaku nabi ke-26 itu harus segera dibekuk. Pelecehannya kepada Nabi Muhammad SAW telah mencederai masyarakat Islam di Indonesia,” tegas Tarech kepada Wideazone.com, Senin (18/4/2021).
Menurut Tarech, terlepas diri dia sebagai pemuka agama tertentu, namun sebagai manusia Joaeph tidak layak mencaci-maki Rasulullah.
“Sikap benci dan dengki seperti itu minta dikatakan nabi ke-26? Bagaimana Allah menunjuk seseorang yang memiliki kebencian setinggi itu?” ujar Tarech.
Apalagi sebelumnya dia telah mengubah namanya dari Shandy Paul Soerjamoeljono menjadi Joaeph Paul Zhang. “Penghapusan nama asli ke nama palsu seperti itu merupakan pembohongan indentitas diri. Bagaimana dia berani mengatakan nabi ke-26. Kita minta agar polisi segera membekuk dia secepatnya,” kata Tarech menutup perbincangan. (*)
Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma



![Melalui Polrestabes Palembang, empat atlet disabilitas berprestasi menerima Surat Izin Mengemudi [SIM] tipe D secara gratis dalam kegiatan yang berlangsung di Satpas Satlantas Polrestabes Palembang, Jakabaring, Kamis 16 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260419-WA0019_copy_1760x945-225x129.jpg)



![SPBU 24.301.192 berlokasi di depan Hubdam mengarah ke Bukit Palembang. [Foto: WIDEAZONE.com-AbV]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260418_165039_copy_1024x602-225x129.jpg)
![Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Gubernur Sumsel Herman Deru, secara resmi meluncurkan [launching] program Car Free Night [CFN] Atmo, Sabtu 18 April 2026, malam.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260419-WA0000_copy_1280x750-225x129.jpg)
![Melalui Polrestabes Palembang, empat atlet disabilitas berprestasi menerima Surat Izin Mengemudi [SIM] tipe D secara gratis dalam kegiatan yang berlangsung di Satpas Satlantas Polrestabes Palembang, Jakabaring, Kamis 16 April 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260419-WA0019_copy_1760x945-129x85.jpg)



![SPBU 24.301.192 berlokasi di depan Hubdam mengarah ke Bukit Palembang. [Foto: WIDEAZONE.com-AbV]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260418_165039_copy_1024x602-129x85.jpg)




![Polda Sumatera Selatan [Polda Sumsel] melalui Biro SDM menunjukkan peran strategisnya dalam reformasi birokrasi daerah dengan memfasilitasi pelaksanaan Assessment Center untuk seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi [JPT] Pratama Pemerintah Kota Prabumulih.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260415-WA0033_copy_623x331-360x200.jpg)
