Syarwani: Prestasi Tiga Siswa SMA Plus Negeri 17 Luar Biasa

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2020 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prestasi ketiga siswa itu mendapat apresiasi tertinggi dari SMA Plus Negeri 17 Palembang.

Prestasi ketiga siswa itu mendapat apresiasi tertinggi dari SMA Plus Negeri 17 Palembang.

TIGA siswa Sekolah Menengah Atas Plus Negeri (SMAN) 17 Palembang, tampil mengejutkan. Diam-diam ketiganya terpilih sebagai taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2020.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG —- Prestasi ketiga siswa itu mendapat apresiasi tertinggi dari SMA Plus Negeri 17 Palembang.

Ketiga siswa yang saat ini dalam suasana berbahagia itu, antara lain, Dandi Fernando, Daffa Sava Pradana dan Rachmat Giri Pradana.

Dalam catatan selama ini, baru tahun inilah tiga siswa SMA Plus Negeri 17 Palembang meraih prestasi terbaik setelah mereka dinyatakan lolos menjadi taruma Akpol 2020.

Kepala SMA Plus 17 Palembang Dr Parmin SPd MM, menyatakan bangga atas lolosnya tiga siswa itu sebagai taruna Akpol tahun 2020.

“Baru tahun inilah ketiga siswa kami lolos masuk menjadi taruna Akpol 2020,” ujar Parmin saat dikonfirmasi Wideazone.com dan ZoomPost, Rabu (2/9/2020).

Menurut Parmin, para guru dan keluarga besar SMA Plus Negeri 17 Palembang bangga atas prestasi terbaik yang diraih Dandi, Rahmat dan Daffa sebagai taruna Akpol.

Dr H Syarwani Ahmad MM,

Keberhasilan tiga siswa yang lolos sebagai taruna Akpol tersebut, menurut pemerhati masalah psikologi pendidikan Dr H Syarwani Ahmad MM, mengatakan prestasi yang dicapai tiga siswa itu tidak terlepas dari format pendidikan institusi awalnya.

Baca Juga:  DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

“Cerdas atau tidaknya siswa kita, itu tergantung dari format pendidikan awal di mana ia belajar,” ujar Syarwani Ahmad, Kamis (3/9/2020).

Untuk lolos sebagai taruna Akpol, kata Syarwani, semua terganyung dari kecerdasan siswa. “Dari awal ia dibentuk untuk memahami persoalan yang dihadapi. Maka anak-anak itu sudah memahami isyarat apa yang akan dilakukan. Di sinilah kecerdasan itu memuluskan keinginan untuk menjadi taruna dan dunia kepolisian,” ujarnya.

Menurut Syarwani, dalam dunia pendidikan, tak hanya sejumlah pelajaran yang harus dipelajari. Namun secara tak sadar, para siswa juga digiring untuk memahami nilai-nilai berkomunikasi antarpribadi. Di sinilah peran psikologis yang tertanam di dalam jiwa ketiga siswa.

“Ketika mereka ikut tes taruna Akpol, maka dasar pembelajaran yang telah mengasah kecerdasan mereka itulah yang meloloskan ketiga anak itu sebagai taruna Akpol,” katanya.

Sedangkan emosi keinginan dan semangat mereka untuk tampil sebagai siswa yang berprestasi, otomatis telah mengusung keberhasilan ketiga siswa SMA Plus Negeri 17 Palembang tersebut.

Baca Juga:  Ribuan Jamaah Salat Iduladha Padati Islamic Center, Wali Kota Prabumulih Serahkan Hewan Kurban

Syarwani menyatakan selamat bagi ketiga siswa tersebut yang telah berhasil menerobos ketatnya seleksi taruna Akpol. “Luar biasa. Ternyata ketiganya mampu tampil sebagai anak-anak yang berprestasi untuk tahun ini,” ujar Syarwani mengacungkan jempol.

Sementara di lokasi terpisah, Wakil Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang, Riduan SPd MM, mengatakan dari catatan yang ada, sejak 2017 baru tahun ini tiga siswanya menoreh prestasi yang luar biasa.

Dari delapan siswanya yang ikut tes di Polda Sumsel, kata Riduan, enam laki-laki dan dua perempuan. Ternyata tiga laki-laki dinyatakan lolos dalam seleksi itu.

Riduan bangga ke pada anak-anak didiknya. Sebab selain disiplin, mereka juga gemar berolahraga (latihan fisik). Bahkan secara psikologis, akademik, bahkan pengusaan toefl dalam bahasa Inggris juga bagus. “Semoga prestasi bisa menjadi contoh bagi siswa-siswa lainnya,” ujar Riduan menutup perbincamgan. (*)

Laporan Abror Vandozer dan Anto Narasoma

Berita Terkait

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan
Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:34 WIB

Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:15 WIB

Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎

Senin, 29 Juni 2026 - 22:58 WIB

Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Berita Terbaru