SKK Migas Targetkan Pengeboran 400-500 Sumur Baru

- Jurnalis

Selasa, 4 Januari 2022 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi [SKK Migas] beserta rombongan mengunjungi fasilitas PHR WK Rokan War Room.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi [SKK Migas] beserta rombongan mengunjungi fasilitas PHR WK Rokan War Room.

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Kepala  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi [SKK Migas] beserta rombongan mengunjungi fasilitas PHR WK Rokan War Room.

Fasilitas tersebut dibangun sebagai bagian dari persiapan mendukung rencana kerja masif dan agresif pengeboran 400 hingga 500 sumur baru di wilayah kerja Rokan pada tahun  ini.

Turut mendampingi pada kunjungan tersebut, Direktur Pengembangan Subholding Upstream Pertamina Taufiq Aditiyawarman dan Direktur Utama PHR Jaffee A Suardin.

Dilengkapi enam layar utama yang menyajikan data dan informasi dalam bentuk digital dashboard terkait Asset Development dan Drilling & Completion yang memantau aktivitas pengeboran dan jadwal pengeboran yang terintegrasi Facility Engineering yang mempersiapkan lokasi pengeboran dan membangun fasilitas produksi sumur; dan Operations & Maintenance yang memantau dan mengelola kegiatan produksi dan perawatan peralatan.

Dari fasilitas ini, data dan informasi perkembangan pelaksanaan program pengeboran dapat dipantau secara langsung atau real time.

“SKK Migas memberikan apresiasi atas inisiatif PHR pembangunan tersebut. Ini adalah langkah antisipasi yang baik untuk mendukung pelaksanaan pemboran yang optimal. Akurasi data yang diperoleh didalam fasilitas ini akan sangat membantu keputusan dan keberhasilan pencapaian kinerja migas,” kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Selasa [4/1/2022].

Baca Juga:  Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal "Pembegalan Organisasi" Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Dwi Soetjipto menyampaikan harapannya bahwa blok Rokan ke depannya akan kembali menjadi yang terbesar di Indonesia.

“Melihat entry level di awal tahun 2022 di angka 163 ribu BOPD dan target 2022 sebesar 180 BOPD, maka di akhir tahun 2022 produksi akan mencapai angka sekitar 195 ribu BOPD. Sehingga di Agustus 2022 saat HUT Kemerdekaan RI ke-77, WK Rokan akan kembali menjadi produsen minyak terbesar di Indonesia mengalahkan Blok Cepu,” ujar Dwi.

Ada dua hal yang kami berharap betul di Rokan yaitu pelaksanaan EOR dan pengembangan Migas Non Konvensional [MNK]. Keduanya adalah tulang punggung bagi peningkatan migas dimasa mendatang.

“Setelah tertunda di akhir Desember 2021 untuk persetujuan POD EOR, kami harap di awal tahun 2021 segera mendapatkan POD EOR. Kemudian terkait MNK, kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina  dan Sub Holding Upstream Peramina yang telah memberikan dukungan kepada PHR sehingga di tahun ini akan ada pengeboran dua sumur MNK. Keberhasilan EOR dan MNK di Rokan akan menjadi sejarah baru bagi pengembangan hulu migas di masa mendatang,” ungkap Dwi.

Apresiasi kami sampaikan, tutur Dwi atas keberhasilan transisi Rokan yang mulus, sehingga di tahun 2022 ini PHR bisa melakukan program yang agresif, melakukan banyak terobosan dalam pengelolaannya, termasuk membuat project management integration [PMI] drilling, ini patut diberikan apresiasi.

Baca Juga:  PLN UID S2JB Perluas Jangkauan Kelistrikan Sasar Sungai Jeruju OKI

Sementara, Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan Jaffee A Suardin menyampaikan Pusat kendali operasional ini menampilkan informasi komprehensif yang sangat dibutuhkan oleh pengambil keputusan hulu migas.

“Dengan visi Go Digital di Pertamina, kami menerapkan efisiensi dengan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat oleh manajemen terutama untuk mencapai target peningkatan produksi yang masif dan agresif,” jelasnya.

Melalui fasilitas ini dapat dipantau perkembangan kegiatan dan kondisi di lapangan melalui CCTV, termasuk kesiapan lokasi pengeboran, jumlah sumur yang akan dibor maupun yang telah dibor, jumlah produksi, lokasi rig yang beroperasi dan jumlah produksi minyak melalui visualisasi digital.

Selain itu, Kepala SKK Migas juga meninjau salah satu sumur baru di lapangan Minas yang dibor pada awal tahun 2022 ini, mengawali program pengeboran masif dan agresif.

PHR menargetkan pengeboran 400m hingga 500 sumur baru di tahun ini, dan juga berencana menambah jumlah rig, menjadi paling tidak 20 rig pengeboran. [ab/red]

Berita Terkait

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:50 WIB

Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:06 WIB

DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Berita Terbaru