WIDEAZONE.COM-LAHAT, Program berobat gratis Bupati Lahat Cik Ujang – Haryanto (CAHAYA) seperti bukan hanya sekedar isapan jempol belaka. Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat beserta BPJS Kesehatan Kabupaten Lahat telah menyatakan kesiapannya mendukung Program Berobat Gratis bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lahat.
Berdasarkan data yang didapat dari Dinas Kesehatan Lahat ada kurang lebih 168.351 masyarakat Kabupaten Lahat per 1 Januari 2019 yang belum ikut BPJS secara otomatis semuanya telah didaftarkan keikutsertaannya di Program Jaminan Kesehatan milik pemerintah tersebut.
Sebanyak 168.351 Kartu BPJS Lahat Sehat sedang didistribusikan ke seluruh masyarakat, namun yang belum menerima tetap bisa menikmati manfaat dengan cukup membawa E-KTP dan KK ke pusat pelayanan kesehatan Puskesmas atau pun Rumah Sakit Umum Kabupaten Lahat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat DR.H. Rasyidi Amri.MT. menjelaskan.”Ya ini semua tentunya sebagai realisasi dari program kerja yang telah dicita-citakan oleh Bupati kita Cik Ujang Dan Haryanto, kita semua sebagai stakeholder sangat siap dan berkomitmen mendukung penuh karena ini juga merupakan program pemerintah provinsi dan pusat,” ujarnya.
Ada syarat ketentuan yang berlaku bagi masyarakat yang ingin terus menikmati program ini yaitu satu, bagi para peserta pemegang Kartu Lahat Sehat harus tertib mengikuti pelayanan kesehatan kelas 3.
Dua, masyarakat yang melakukan pengobatan yang diawali memakai fasilitas kelas 3 kemudian lanjut dengan naik kelas, maka secara otomatis program tersebut tidak berlaku lagi terhadapnya, maka ia dikategorikan sebagai masyarakat yang ikut BPJS secara mandiri.
Tiga, bagi masyarakat mampu yang tidak pernah menggunakan fasilitas manfaat dari program tersebut atau maka otomatis Program Lahat Sehat tidak berlaku lagi padanya.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Lahat yang belum terdaftar atau yang baru berdomisili di Kabupaten Lahat dan memiliki NIK E-KTP Lahat agar segera menghubungi Dinas Kesehatan untuk dilakukan pendataan dan diberikan rekomendasi ke BPJS Kesehatan agar bisa menikmati manfaat dari Program Lahat Sehat.
Terpisah Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Lahat, Hamrizal saat di konfirmasi diruang kerjanya Kamis, (10/12/19) mengatakan, pihaknya sudah siap semuanya, bahkan program ini sudah berjalan. Kartu sudah kita distribusikan ke setiap kecamatan, kelurahan dan ke desa-desa untuk dibagikan ke seluruh masyarakat.
“Tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak ikut program JKN KIS Dan BPJS karena pada saat ini tidak mau daftar secara mandiri. Pemerintah daerah sudah mendaftarkan secara otomatis bagi yang tidak mampu, maka tagihan premi akan dibayar oleh Pemda,” ujarnya.
Program Lahat Sehat target utamanya adalah mencover masyarakat yang tidak mampu. Namun pada awalnya, semuanya baik itu yang mampu dan tidak mampu diikutsertakan, dan nanti setelah program berjalan akan di seleksi lagi. Bagi masyarakat yang tingkat ekonominya meningkat, maka dia secara otomatis akan di masukkan ke BPJS Kesehatan Mandiri (berbayar). (D0d)



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
