Satpol PP Sumsel Gelar Razia Penyakit Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2019 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penertiban penyakit masyarakat dilaksanakan dari pukul 22.00 WIB hingga dini hari, dipimpin Kasat Pol PP Provinsi Sumatera Selatan, H Aris Saputra SSos MSi, Selasa-Rabu (10-11/12/2019)

Penertiban penyakit masyarakat dilaksanakan dari pukul 22.00 WIB hingga dini hari, dipimpin Kasat Pol PP Provinsi Sumatera Selatan, H Aris Saputra SSos MSi, Selasa-Rabu (10-11/12/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumsel, TNI dan Polri terus melakukan upaya memberantas perbuatan yang menjurus pada penyakit masyarakat (pekat).

Razia dimaksudkan guna menciptkan kondisi yang aman dan kondusif di Sumsel. Terutama menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2020 yang sebentar lagi tiba.

Untuk menciptakan rasa aman dan kondusif, tim gabungan melakukan razia di sejumlah lokasi yang diduga  digunakan oknum masyarakat untuk berbuat maksiat. Seperti hotel, penginapan, panti pijat dan sejumlah tempat hiburan malam.

Penertiban penyakit masyarakat dilaksanakan dari pukul 22.00 WIB hingga dini hari, dipimpin Kasat Pol PP Provinsi Sumatera Selatan, H Aris Saputra SSos MSi, Selasa-Rabu (10-11/12/2019).

Baca Juga:  Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar

Dari hasil penyisiran tim gabungan berhasil mengamankan sejumlah pasangan yang diduga bukan suami istri, 23 orang tanpa mengantongi identitas, Warga Negara Asing (WNA) berinisial ‘S’ dan satu orang warga kedapatan membawa narkoba.

Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Selatan melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat)
Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Selatan melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat)

“ Kita berhasil mengamankan tujuh pasangan yang diduga bukan pasangan suami istri berduaan dalam kamar. Mereka sudah kita angkut untuk didata di Kantor Pol PP. Jika masih di bawah umur, kita akan panggil orang tuanya,” ungkap Aris.

Dia menyebutkan, melalui razia yang rutin digelar diharapkan dapat menjadi perhatian bagi sejumlah pemilik usaha penginapan, hotel, tempat hiburan atau panti pijat agar menjalankan usahanya dengan benar dan legal.

Baca Juga:  Sekolah Rasa "Double Track" SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Tujuannnya tidak lain untuk menekan terjadinya kejahatan yang dapat menggangu ketentraman masyarakat.

” Razia sengaja kita gelar secara acak. Bahkan dalam razia kita berhasil mengamankan sejumlah orang WNA yang tidak mengantongi identitas yang tengah santai di cafe dan setelah diadakan pemeriksaan ia tidak dapat menunjukan kartu indentitas,” tambahnya.

Sebelum melakukan razia, Aris mengaharapkan anak buahnya untuk melakukan razia dengan santun dan mengendepankan etika dan tata krama sebagai aparat penegak Perda dan kebijakan pemerintah daerah yang memiliki integritas yang baik.

Laporan: Akip

Editor: Abr

Berita Terkait

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terbaru