SAJAK-SAJAK PESISIR

- Jurnalis

Jumat, 14 Juni 2019 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR DI PENGHABISAN KEMARAU
hujan ini datang dengan
kerinduan. percik airnya yang sedih,
menangis di antara tanah
pesisir

enam bulan kau tak mucul,
hanya air laut yang beriak
meneriakkan kerinduan atas
jarak panjang kemarau ini

—- turunkan perahu itu. Ikan-ikan
menanti di antara bentangan jaring
hatimu, teriak para nelayan

pasir dan tepian pantai menjadi
ruang tempat melampiaskan
harapan

: jaga itu, kata nelayan

belai angin tenggara dari riak air
di sepanjang pesisir adalah
harapan. puluhan nelayan yang
berbusana pukat dan jaring kecokelatan,
mengais-ngais makanan di antara
gugusan karang

Baca Juga:  PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

lihatlah : kepiting dan teripang
yang menjadi sahabat menyatakan
rindu bagi para pelaut

—- sebab, ikan-ikan dan
bentangan pasir sebagai hiasan
adalah kasih dari jari-jemari
tangan-Nya.
Juni 2018

PASIR-PASIR PESISIR BAGAI SAJADAH

laut dan pantai bertaut
dalam cinta. karena takdirNya yang
memerciki kasih, menghampar bagai
sajadah

di antara gemercik air membelai
pasir, hanya ombak tak lelah
menyapa dari waktu ke waktu

Kau tak juga berhenti mengirim
riak airmu yang bernyanyi dalam
buaian angin pesisir

Baca Juga:  PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

—- ayo, jaring sudah penuh
muatan sejak malam tadi.
sementara benang-benang jaring
memohon doa di antara gelombang
airmu, teriak anak-anak nelayan

sementara ikan layar dan cumi-cumi
menebarkan rezeki di antara
karang-karang laut yang berzikir ke
pintu pintu arasy-Nya

duhai Kekasih, kecipak airMu
menyejukkan upaya nelayan
menaburi sujud di seputar
pasir pesisir

—- bilakah rasa syukur
mendatangkan doa-doa dari jutaan
pasir di pesisir ini?

Juni 2018

Berita Terkait

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA
Pergelaran Puisi Negeri Retak, Ditampilkan di Purawisara Amphitheater Malioboro
PUASA, KEDENGKIAN, DAN KESOMBONGAN
Baca Puisi, Halimah Munawir Getarkan TIM !
BENCANA DATANG, BRAK, HARTA DAN NYAWA PUN TERTIMBUN LUMPUR !
Secara Psikis, “Difabel” Dididik dengan Seni Sastra !
KMP Gelar Literasi Sastra: Inklusi dan Pemerataan Edukasi
Harsinas Dekatkan Puisi ke Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:47 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:11 WIB

Pergelaran Puisi Negeri Retak, Ditampilkan di Purawisara Amphitheater Malioboro

Kamis, 16 April 2026 - 16:02 WIB

PUASA, KEDENGKIAN, DAN KESOMBONGAN

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:17 WIB

Baca Puisi, Halimah Munawir Getarkan TIM !

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

BENCANA DATANG, BRAK, HARTA DAN NYAWA PUN TERTIMBUN LUMPUR !

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB