Ribuan Guru P3K Nantikan Kejelasan SK, PGRI Sumsel Desak Kepala Daerah Tuntaskan Persoalan di Akhir Masa Jabatan

- Jurnalis

Minggu, 13 Agustus 2023 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto SPd MM saat pengumuman pengusulan 3500 guru honorer di Hotel Sultan pada Rabu 13 Juli 2022.

Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto SPd MM saat pengumuman pengusulan 3500 guru honorer di Hotel Sultan pada Rabu 13 Juli 2022.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Kejelasan pelantikan hingga penyerahan surat keputusan [SK] tengah dinantikan ribuan pegawai pemerintah perjanjian kerja [P3K] lulusan seleksi 2022 baik itu Kota Palembang maupun Kabupaten Banyuasin. 

Berkaitan dengan hal tersebut, Ketua PGRI Sumsel H Ahmad Zulinto SPd MM menyebutkan hingga saat ini belum ada surat keputusan dari Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemkot Palembang.

Selain Palembang, Zulinto mengatakan Banyuasin hingga kabupaten lainnya belum juga menerima SK. 

“Kami selaku pengurus PGRI meminta agar di akhir masa jabatan baik itu Gubernur, Walikota dan Bupati yang masih belum mengangkat atau melantik guru-guru P3K hendaknya segera dilaksanakan. Karena sudah terlalu jauh jaraknya, sedangkan pengalokasian dana untuk P3K melalui dana alokasi umum sudah terprogram terhitung mulai di Januari 2023 sedangkan ini sudah Agustus,” katanya Ketika dijumpai di sela aktivitasnya pada Ahad 13 Agustus 2023.

Bila memang terdapat percepatan dilakukan Pemprov/Pemkab/Pemkot, selambat-lambatnya itu di bulan Juli atau Juli, gaji mereka sudah keluar. “Karena gaji adalah hak-hak dari calon guru P3K yang telah lulus di tahun 2022,” ujarnya. 

Baca Juga:  Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Maka dari itu,  tegas eks Kadisdik Palembang ini, saya minta pada Gubernur Sumsel dan khususnya Walikota Palembang karena Kota Palembang ini kota metropolis, kota pendidikan dan kota yang besar, hendaknya mendorong cepat, baik itu kepada Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia [BKPSDM] supaya segera melaporkan ke pemerintah untuk segera dilantik dan diusulkan. 

“Jangan sampai habis masa jabatan masih belum dilantik juga. Ini bisa menimbulkan masalah-masalah baru,” ucapnya. 

Ia berharap selaku Ketua PGRI meminta ketulusan hati Gubernur Sumsel, Walikota Palembang, Bupati Banyuasin serta Kabupaten/kota lainnya supaya guru-guru P3K TK, SD, SMP dan SMA/SMK segera dilantik dan dikeluarkan SK-nya.

“Kami mohon mereka yang belum dilantik segera dilantik demi kelancaran dunia pendidikan,” tutur Asisten II Palembang ini. 

Baca Juga:  Pimpin Lapas Martapura, Farizal Antony Diminta Lanjutkan Sinergi dan Perkuat Pembinaan Warga Binaan

Ketika ditanya soal beredarnya informasi terkait SK guru P3K yang akan dikeluarkan Disdik Kota Palembang pada 28 Agustus nanti, Zulinto menegaskan mari kita dengarkan nanti setelah ini disampaikan oleh media Pemerintah akan menjawab. Jika memang mereka menjanjikan pada 28 Agustus nanti SK akan dikeluarkan kita bersyukur berarti mereka serius.

“Tapi kalau tidak, ini jangan ditunda-tunda. Karena secara administrasi kalau sudah masuk bulan September. Gubernur, Walikota dan Bupati sudah habis masa jabatan akan adanya Penjabat [Pj],” katanya. 

“Apakah dengan Pj ini nanti akan ada aturan tersendiri untuk pelantikan dan pengangkatan ini kita belum tau jangan sampai guru PPPK dirugikan. PGRI memang betul-betul mendesak Gubernur, Walikota dan Bupati Kabupaten/Kota segera lantik mereka,” timpalnya seraya mengakhiri. 

Laporan Hasan Basri | Editor AbV

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB