Ratusan Ikan Diterbangkan ke Jakarta, Ini Peruntukkannya

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Ikan dari Ambon Diterbangkan ke Jakarta

Ratusan Ikan dari Ambon Diterbangkan ke Jakarta

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Ratusan ikan kakap putih atau barramundi dipanen oleh kelompok budidaya Botol Bekas di Ambon, Maluku, Sabtu (11/7).

Selain kakap putih, jenis ikan lainnya seperti kerapu dan kuwe juga dipanen dalam waktu yang bersamaan.

Ikan-ikan yang dipanen dari Kerambah Waiheru dan Pantai Wainito itu kemudian akan diterbangkan ke Jakarta sebagai pemenuhan gizi bagi pasien COVID-19.

Selebihnya, ikan dengan ukuran 3 ekor 1 kilogram itu juga akan dikirimkan ke Pusat Pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat sebanyak 200 kilogram. Khususnya untuk pemulihan bagi 1.262 peserta didik dan pelatih serta 17 orang yang dirawat lainnya akibat COVID-19.

Baca Juga:  Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Pengiriman ke Jakarta akan dilakukan esok hari pukul 09.00 WIT dengan dukungan cargo pesawat Garuda Indonesia, yang didistribusikan melalui PT Sumber Laut Utama di Tantui.

Sebagai informasi, kelompok budidaya Botol Bekas Ambon merupakan bagian dari program emas biru yang dipelopori oleh Letjen TNI Doni Monardo sewaktu masih menjabat sebagai Pangdam XVI/Pattimura dengan pangkat Mayor Jenderal.

Doni Monardo, jenderal bintang tiga yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan didaulat Presiden Joko Widodo menjadi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, sebelumnya telah memberi arahan bahwa salah satu cara untuk melawan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan memperkuat imunitas.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Adapun peningkatan imunitas tubuh dapat diperoleh dengan cara rajin berolahraga, istirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, sebagaimana yang terkandung dalam ragam jenis ikan laut seperti di atas.

Selain meningkatkan imunitas, pencegahan penularan COVID-19 juga wajib diimbangi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir dan menjaga jarak aman.

Berita Terkait

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Senin, 28 September 2026 - 14:04 WIB

Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Senin, 7 September 2026 - 15:55 WIB

PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB