Perbandingan Komposisi Momen Utama dan Momen Pendukung

- Jurnalis

Jumat, 6 September 2019 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Pelukis Yos Rizal

Gambar : Pelukis Yos Rizal

BENTUK dan corak gambar mencerminkan suasana si pelukis ketika sedang dalam keadaan mood mengekspresikan kemampuannya.

Lukisan rumah uluan tradisi Musi Banyuasin ini, misalnya, memperlihatkan esensi bentuk utuh sebagai tempat hunian tradisi.

Meski tak diketahui nama corak rumah ini, namun sebagai rumah tradisi, keadaannya tidak berbeda dengan rumah limas tradisi masyarakat Palembang.

Ketika dicermati, gambar ini tak ubahnya seperti momen foto dalam potret rumah tradisi.

Seperti dikatakan pelukis Italia, Titiano Vecelli, tiap pelukis memiliki hasrat untuk menciptakan gambar yang dilukisnya sesuai momen yang ia tangkap.

Karena itu dengan segala rasa yang ada, ia akan menumpahkan idenya untuk sesuatu yang identik ke dalam lukisannya.

Lukisan rumah adat Musi Banyuasin lukisan Yos Rizal ini memperlihatkan nilai-nilai realitas sesunguhnya. Seolah kita melihat foto yang melukiskan rumah adat.

Dari detil gambar, hal-hal terkecil dilukis Yos sesuai dengan momen yang ia tangkap. Secara esensi, pernak pernik yang ditampilkan di dalam gambar mampu membangun persepsi penikmatnya.

Baca Juga:  PUASA, KEDENGKIAN, DAN KESOMBONGAN

Dari latar belakang cat ruang depan terlihat lebih cerah dari warna bagian belakang. Dari warna bagian belakang, Yos cukup piawai menonjolkan papan rumah berwarna alami.

Dengan penampilan corak warna alami papan rumah, prediksi orang pasti mengira bahwa rumah tradisi ini dililit papan tembesu.

Memang, pada umumnya rumah adat di Sumatera Selatan menggunakan kayu keras, seperti kayu hitam unglen (ulin) atau tembesu.

Gambaran itu dilukis Yos dengan baik. Bahkan genting sirap untuk menutup bubungan rumah tergambar sesuai aslinya.

Ada baiknya seorang pekukis tak hanya menguasai teknik dan cara menggambar secara prima, tapi ia juga harus menguasai sejarah dan tradisi masyarakat pemilik rumah adat tersebut.

Jika rumah limas Palembang hanya dibangun dengan tiang kayu ulin (unglen), namun rumah adat Musi Banyuasin justru dibubuhi unsur beton (bisa jadi keadaan ini sudah masuk ke mordernisasi suasana).

Seperti dikemukakan pelukis Michaelangelo Buonarroti, tiap tradisi terkadang berkembang sesuai tuntutan masa (zaman).

Baca Juga:  PUASA, KEDENGKIAN, DAN KESOMBONGAN

Melukis dengan genre natural memang harus menciptakan bentuk dan corak gambar sesuai momen yang ditangkap.

Sebab komposisi gambar tak hanya mengungkap momen utama saja yang harus ditonjolkan. Situasi pendukung memang mesti dijadikan prioritas untuk membangun realitas momen ganbar yang ditonjolkan.

Dalam buletin Moretta edisi XII tahun 1931, pelukis Raffaelo Sanzio, menyatakan bahwa komposisi momen lukisan harus seimbang antara obyek utama dengan obyek pendukung.

Karena itu terkait lukisan rumah tradisi Musi Banyuasin, obyek utama terlukis dengan baik. Mencermati pewarnaan biru pupus, cokelat, hijau dan biru langit, dilukis dengan baik.

Hanya latar belakang awan di atas bubungan rumah agak menggumpal banyak ke semua sisi, sehingga biru langit hanya terlibat seupil dalam lukisan ini. Jika agak dikurangi sesuai porsinya, maka kekuatan lukisan Yos Rizal patut diacungi jempol. (*)

 

Tirta Bening, 6 September 2019

Berita Terkait

PUASA, KEDENGKIAN, DAN KESOMBONGAN
Baca Puisi, Halimah Munawir Getarkan TIM !
BENCANA DATANG, BRAK, HARTA DAN NYAWA PUN TERTIMBUN LUMPUR !
Secara Psikis, “Difabel” Dididik dengan Seni Sastra !
KMP Gelar Literasi Sastra: Inklusi dan Pemerataan Edukasi
Harsinas Dekatkan Puisi ke Masyarakat
ORANG-ORANGAN SAWAH
Sulaiman: Sayap-Sayap Proklamasi, Edukasi Sejarah bagi Generasi Muda Kita

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:17 WIB

Baca Puisi, Halimah Munawir Getarkan TIM !

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

BENCANA DATANG, BRAK, HARTA DAN NYAWA PUN TERTIMBUN LUMPUR !

Jumat, 17 Oktober 2025 - 08:15 WIB

Secara Psikis, “Difabel” Dididik dengan Seni Sastra !

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:34 WIB

KMP Gelar Literasi Sastra: Inklusi dan Pemerataan Edukasi

Sabtu, 1 Februari 2025 - 11:33 WIB

Harsinas Dekatkan Puisi ke Masyarakat

Berita Terbaru

DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan atau PKB Sumsel menyatakan kesiapan Musyawarah Cabang [Muscab] di seluruh kabupaten/kota, dijadwalkan pada 18 April 2026.

Headlines

Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:13 WIB