Penyebab Genangan Lambat Surut, ini kata Harnojoyo

- Jurnalis

Kamis, 6 Oktober 2022 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Palembang H Harnojoyo bersama Kapolrestabes dan Dandim 0418/Palembang meninjau lokasi titik genangan, kolam retensi dan Pompa Bendung BBWSS VIII, Kamis [06/10/2022]

Walikota Palembang H Harnojoyo bersama Kapolrestabes dan Dandim 0418/Palembang meninjau lokasi titik genangan, kolam retensi dan Pompa Bendung BBWSS VIII, Kamis [06/10/2022]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Genangan air yang masih mengepung wilayah ibu kota Sumatera Selatan [Sumsel], Palembang pasca hujan Rabu malam hingga Kamis [05-06/2022], terus diupayakan untuk dipompa dan dialihkan ke sungai Musi.

Tak hanya, Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera [BBWSS] VIII dan instansi terkait, namun hal tersebut juga menjadi atensi khusus Wali Kota Palembang H Harnojoyo yang turun langsung meninjau titik titik debit air hingga Pompa Bendung BBWSS VIII di Jalan Ali Gatmir, 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II.

“Kita telah meninjau daerah aliran sungai [DAS] Bendung yang luasnya 2400 hektare, sekarang ini kembali terjadi genangan air yang mencapai 17 titik yang tergenang,” ungkap Harnojoyo didampingi Kapolrestabes dan Dandim 0418/Palembang di lokasi Pompa Bendung BBWSS VIII Palembang, Kamis [06/10/2022] sore.

Baca Juga:  Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Dijelaskan Harnojoyo, genangan air yang terjadi di wilayah kota Palembang diakibatkan kurangnya percepatan air ke mulut pompa. Dari pantauan, mulut pompa Bendung ini berfungsi secara normal, tetapi debit air untuk menyuplai pompa bendung masih kurang ke pompa.

“Adanya perlambatan, kenapa? Di antaranya, dikarenakan terjadinya sedimentasi, kemudian ada semacam bottle neck di sepanjang sungai, dari kolam retensi Seduduk Putih sampai ke muara Sungai Bendung. Inilah upaya kita untuk segera dievaluasi,” terang Harnojoyo.

Baca Juga:  Sosialisasi Perwali Soal Sampah 17/2026 hingga Terapan Sanksi bagi Pelanggar di Palembang

Kedua tentunya, ujar Harno memang diperlukan pompa dorong. Di daerah daerah tertentu [aliran sungai] yang terhambat, karena penyempitan, sedimentasi dan jembatan, harus ada pompa.

“Kami bersyukur, pak Kapolres dan pak Dandim dari pagi telah menyiapkan empat pompa mobile untuk percepatan supaya air dapat segera sampai menuju ke muara sungai Bendung,” pungkasnya.

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
Kapolres OKU Timur Tak Berikan Toleransi bagi Pelaku Karhutla
Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang “Melenggang” Tidak Ditahan
Kapolres OKU Timur: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Keamanan
Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Tiga Keluarga Deklarator PKB Sumsel Berangkat Umrah, Nasrul Halim: Penghargaan atas Jasa Pendiri Partai ‎
Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:22 WIB

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:20 WIB

Kapolres OKU Timur Tak Berikan Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:42 WIB

Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang “Melenggang” Tidak Ditahan

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:15 WIB

Nyawa Melayang di Perlintasan Kereta Tanpa Palang OKU Timur

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terbaru