Penampakan Harimau di Kebun Karet, Bikin Kaget Warga

- Jurnalis

Sabtu, 15 Januari 2022 - 04:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Harimau

Ilustrasi Harimau

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Penampakan seekor Harimau dilaporkan tengah berkeliaran di area perkebunan warga Desa Suka Mulya [kawasan Merpa], Kecamatan Banyuasin III, Kabuapten Banyuasin.

Penampakan harimau ini pertama kali dibagikan oleh Bima Muhammad Rizki melalui akun Facebook miliknya. Menurutnya satwa buas itu dilihat langsung oleh ibu dan bibinya saat sedang di kebun karet.

“Saat itu kondisinya hujan karena tidak ada pondok, maka ibu dan bibi berteduh di bawah batang karet. Saat itulah harimau itu terlihat berjalan di arah belakang mereka,” katanya.

Sementara dalam postingan di akun Facebook-nya, Bima meminta bantuan Dinas Kehutanan maupun BPBD Banyuasin untuk bertindak mengingat satwa itu telah dua kali terlihat di lokasi itu dalam sepekan terakhir.

“Kami mohon agar segera diamankan agar jangan sampai ada petani yang menjadi korban,” katanya.

Baca Juga:  Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Kepala SKW I BKSDA Sumsel, Yusmono mengatakan tim sudah bergerak ke lokasi tempat dilaporkannya warga melihat satwa yang diduga harimau tersebut. “Saat ini belum dapat dipastikan apakah benar ada harimau atau tidak,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan pengakuan warga yang merupakan saksi mata, kejadian itu pada 8 Januari 2022. Di mana saksi saat itu sedang istirahat siang di kebun dan mendengar suara berisik di semak-semak. Lalu ada sesosok hewan yang kemudian terlihat berlari ke hutan.

“Tim kita sudah menemui saksi mata dari pengakuannya warnanya belang putih dan hitam dengan ukurannya sama seperti anjing,” kata Yusmono dikutip dari keterangan persnya, Jumat [14/1/2022]

Selain itu, petugas juga mendatangi lokasi dan tidak menemukan tanda-tanda harimau seperti jejak kaki hingga kotorannya. Sehingga belum dapat dipastikan harimau.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Prabumulih Mediasi Sengketa Dokter Bedah dengan Rumah Sakit Swasta

“Coraknya juga hitam putih jauh dari harimau. Kami tidak tahu asal usulnya dari mana, karena saksi mata bilang begitu. Apakah karena terlihat loreng-loreng gitu mereka kaget jadi mereka pikir harimau,” katanya.

Lokasi tersebut juga bukan merupakan habitat harimau karena sekeliling wilayah merupakan kebun warga dan rawa-rawa yang bukan tempat favorit atau cocok untuk harimau.

Meski begitu, Yusmono mengimbau warga tidak panik tapi harus berhati-hati dengan mengurangi aktivitas menjelang magrib hingga malam hari.

“Terlepas apakah harimau atau bukan masyarakat tetap waspada kurangi keluar pada magrib dan malam hari,” katanya. [Desy OY]

Berita Terkait

81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…
Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola
Kabupaten OKU Timur Maksimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:22 WIB

81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Pesan Tegas Ratu Dewa untuk Dua Kepala OPD hingga Jajaran…

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kabut Asap Karhutla “Meradang” di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

Berita Terbaru