Penambahan ini sebagai langkah gerak cepat Pemkab OI menindaklanjuti penetapan zona kuning oleh gugus tugas Covid -19 Provinsi Sumatera Selatan setelah diketahui adanya pasien positif terpapar virus corona berasal dari Ogan Ilir.
Tambahan posko tanggap corona diantaranya, posko perbatasan OI-Prabumulih (Desa Tanjung Bulan Kecamatan Rambang Kuang), Ogan Ilir – OKI (Desa Pandang Arang Kecamatan Kandis), perbatasan OI-Palembang / Banyuasin (Desa Babat Saudagar Kecamatan Pemulutan).
Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam melalui Juru Bicara (Jubir) COVID-19 Kabupaten OI, Wahyudi Wibowo mengatakan penambahan ini sebagai tindaklanjut karena terdapat satu pasien positif terpapar wabah corona.
Sedangkan upaya yang dilakukan tim posko covid-19 lanjut Jubir Wahyudi, dengan melakukan pemeriksaan pengendara yang masuk ke wilayah Ogan Ilir dan mendata perjalanan dan suhu tubuh masyarakat tersebut.
“Selain itu juga upaya yang dilakukan dengan Pensterilan kendaraan dari luar Kabupaten, melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum dan sosialisasi serta imbauan tentang bahaya corona virus disease 2019,” tutupnya.
Laporan Rosita Dewi
Editor Abror Vandozer



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
