“Kami juga telah menyiapkan dan membangun akses internet yang langsung dihubungkan dengan satelit untuk 1.702 titik layanan publik yang terdiri dari sarana pendidikan, sarana-sarana pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan layanan pemerintahan lainnya di Tanah Papua dan Papua Barat,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Johnny, pihaknya akan terus menyelenggarakan berbagai kegiatan dukungan ekosistem digital seperti pendampingan UMKM digital.
“Di tahun ini, Kominfo akan mendampingi 110 pelaku usaha UMKM dan UMi, serta 200 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, meliputi pelatihan UMKM berkelanjutan, pelatihan bahasa Inggris melalui platform digital bagi pelaku-pelaku pariwisata dan literasi digital di tanah Papua dan Papua Barat,” ujarnya.
Menkominfo optimistis, dengan dukungan pemerintah dan semua pihak, produk UMKM dan UMi Papua akan bisa berkembang dan naik kelas.
“Mari bersama-sama kita dukung UMKM dan Ultra Mikro Indonesia, UMKM dan Ultra Mikro karya Tanah Papua, masyarakat Papua, untuk Indonesia yang makin berdaya saing secara digital,” pungkasnya. (JFA)



![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)





![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)







![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

