Dengan demikian, Menpora Amali berharap PON XX di Papua ini benar-benar melahirkan talenta atlet junor yang nantinya akan dilatih dan ditempatkan di Training Camp di Cibubur sesuai dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Para atlet junior inilah yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Olimpiade.
“Jadi PON ini benar-benar mereka yang akan kita angkat ke atas, bukan yang sudah di atas kemudian diterjunkan, harus bertanding lagi, bahkan ada yang sudah main di Olimpiade,” paparnya.
Selain itu, Menpora menjelaskan bahwa DBON yang tengah disusun Kemenpora saat ini menjadikan Olimpiade sebagai target utama prestasi. Sementara SEA GAMES dan Asian Games hanya akan menjadi sasaran antara untuk persiapan atlet menuju olimpiade.
Untuk berprestasi di olimpiade tersebut, Kemenpora akan membangun Trainning Camp dan 10 sentra olahraga di seluruh Indonesia serta menyeleksi talenta-talenta atau bibit dari siswa di seluruh Indonesia yang diseleksi dari 250 ribu orang menjadi 150 atlet elit junior dan senior.
Dalam DBON juga telah ditentukan cabang-cabang olahraga unggulan, salah satunya cabor renang.
“Saya kira ini kesempatan kepada teman-teman PRSI yang ada di pusat maupun daerah untuk bisa berkontribusi secara maksimal karena dari 14 cabang olahraga unggulan yang kita masukkan di dalam desain besar olahraga itu kelompok akuatik ada yang masuk,” harapnya. (JN)



















