Mayat ABK WNI Dilarung ke Laut, Pemkab OKI Siap Dampingi Keluarga Korban

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2020 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayat ABK WNI Dilarung ke Laut, Pemkab OKI Siap Dampingi Keluarga Korban

Mayat ABK WNI Dilarung ke Laut, Pemkab OKI Siap Dampingi Keluarga Korban

WIDEAZONE.COM, OKI — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI), Sumsel siap mendampingi keluarga 2 Anak Buah Kapal (ABK) Long Xing 629 berbendera China yang dilarung ke laut.

Sekretaris Daerah OKI, H Husin SPd MM mengatakan melalui Camat Sirah Pulau Padang Pemkab sudah mendapat laporan keadaan keluarga 2 orang ABK tersebut.

“Kita akan dalami terkait kontrak kerja, hak-hak yang bersangkutan apakah sudah dipenuhi oleh perusahaan termasuk soal asuransi dan kecelekaan kerja. Kita Pemkab akan mendampingi,” ungkap Sekda Husin di Kayuagung Jum,at, (8/5).

Sebelumnya Kepala Serdang Menang Kecamatan Sirah Pulau Padang OKI Dodi Yansen membenarkan bahwa 2 Orang ABK masing-masing Sapri (26) dan Ari (25) merupakan warganya.

Baca Juga:  Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga

Diceritakan Dody 2 (dua) orang tersebut di atas bekerja di kapal melalui penyalur PT KARUNIA BAHARI SAMUDRA (KBS) yang berkedudukan di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah dan di pekerjakan di kapal ikan merk FV LONG XING 629 dan kemudian di pindahkan ke kapal merk TIAN YU nomor 8.

Pada tanggal 29 Desember 2019 pihak keluarga (orang tua korban) dikabari oleh perwakilan dari pihak PT Karunia Bahari Samudra dan suruh ke Pemalang Jawa Tengah.

Baca Juga:  ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

“Tanggal 5 Januari 2020 keluarga berangkat ke Pemalang setibanya di sana di kabari bahwa Sapri sudah meninggal dunia sekira tgl 21 Desember 2019 dan mayat sdh dilarung di laut,” ujar Dodi.

Demikian dengan keluarga Ari tambah dia.

Atas pemberitaan viral di media, Pihak keluarga menurut Dody merasa keberatan terutama penyebab dari meninggalnya korban yang dikatakan sakit dan pemakaman dilakukan secara Islam.

“Keluarga mempertanyakan pernyataan agen penyalur dan hak-hak korban yang belum dipenuhi,” tambah Dody.

Laporan Ukik

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!
HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal
Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga
Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!
Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok
Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal

Senin, 2 November 2026 - 12:30 WIB

Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!

Berita Terbaru