‘Lantunan Politik’ Kepala Baznas OKUT Berbuntut Atensi Bawaslu: Pengumpulan Bukti-bukti Pelanggaran

- Jurnalis

Minggu, 31 Desember 2023 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bawaslu OKU Timur

Kantor Bawaslu OKU Timur

WIDEAZONE.com, OKU TIMUR. | ‘Lantunan Politik’ Ketua Badan Amil Zakat Nasional OKU Timur [Baznas OKUT] Imam Muarif dalam pelantikan PD-BPTKI di rumah singgah Gubernur periode 2018-2023 berbuntut atensi serius dari Badan Pengawas Pemilu [Bawaslu].

Mengenai persoalan, Komisioner Bawaslu OKUT, Endrata Wijaya selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi mengatakan masih kita pelajari dugaan pelanggaran apa saja yang terjadi dalam kegiatan tersebut.

Endrata Wijaya menegaskan untuk Kepala Baznas OKUT akan segera dipanggil ke kantor.

Kaitan dengan Panitia Pengawas Kecamatan [Panwascam], Bawaslu OKUT telah melakukan koordinasi. “Akan kita bahas sebagai tindak lanjut di dalam Rapat Pleno Pengawas Pemilu,” jelasnya melalui sambungan elektronik, Minggu 31 Desember 2023.

Baca Juga:  Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

Sejauh ini, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi OKUT menyebutkan kita telusuri, dan pengumpulan bukti bukti oleh kawan kawan yang melaksanakan pengawasan secara langsung di lapangan.

Sebelumnya, kala Pelantikan PD-BPTKI, terdengar suara lantang mengajak jemaah pengajian yang hadir kala itu untuk memilih mantan Gubernur Sumsel Herman Deru beserta kedua putrinya yang kebetulan diketahui mencalonkan diri sebagai anggota DPR dan DPD RI.

Sumber suara tersebut ternyata berasal dari seseorang bernama Imam Muarif selaku Kepala Baznas OKUT.

Kehadiran Herman Deru bersama kedua putrinya dan Bupati OKUT tersebut membuat Imam Muarif bersemangat melantunkan nada kampanye di hadapan langsung jamaah pengajian.

Bahkan, kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah oknum ASN yang memiliki jabatan di lingkungan Pemkab OKUT. Nada yang disuarakan Ketua Baznas OKUT berisikan seruan untuk memilih Gubernur Sumsel, Caleg DPR dan DPD RI.

Baca Juga:  NasDem Sumsel Run 2026 Gratis: 2.000 Slot Ludes Diserbu Masyarakat

Saat ditemui awak media usai acara, Imam Muarif menepis dan berdalih jika hal yang dilantunkannya itu hanya sekedar nyanyian.

“Saya hanya bernyanyi, saya tidak tahu kalau itu dianggap berkampanye,” dalih Imam Muarif dengan kesan arogan sembari mengatakan jika memang masalah tersebut mau diangkat.

“Kalau sampean mau memberitakan dan memperpanjangnya, silakan,” timpalnya.

Selain itu, tampak fasilitas dalam perhelatan dari Pemkab OKUT.  Pun, baleho calon legislatif terpampang hingga jamaah pengajian mendapatkan souvernir bergambar [foto] Caleg.

Laporan Rizal Arisandi | Editor AbV

Berita Terkait

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Berita Terbaru