Kurangi Sampah Plastik, Pegawai Pemprov Diimbau Bawa Botol Minuman

- Jurnalis

Jumat, 11 Oktober 2019 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengurangi keberadaan sampah plastik di lingkungan kerja, Sekda Provinsi Sumsel H Nasrun Umar bersama Kepala BKD Provinsi Sumsel, Hj Nora Elisya, menggagas Gerakan Mengurangi Sampah Plastik di halaman kantor Gubernur Sumsel, Jumat (11/10/2019)

Mengurangi keberadaan sampah plastik di lingkungan kerja, Sekda Provinsi Sumsel H Nasrun Umar bersama Kepala BKD Provinsi Sumsel, Hj Nora Elisya, menggagas Gerakan Mengurangi Sampah Plastik di halaman kantor Gubernur Sumsel, Jumat (11/10/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Mengurangi keberadaan sampah plastik di lingkungan kerja, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bekerjasama dengan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel mulai menggagas Gerakan Mengurangi Sampah Plastik. Peluncuran gerakan tersebut dilakukan langsung oleh Sekda Provinsi Sumsel H Nasrun Umar bersama Kepala BKD Provinsi Sumsel, Hj Nora Elisya di halaman kantor Gubernur Sumsel, Jumat (11/10/2019).

Peluncuran tersebut ditandai dengan Komitmen Bersama sekaligus pembagian secara cuma-cuma ratusan botol air atau tumbler untuk kalangan ASN maupun tenaga honorer Pemprov Sumsel.

Dikatakan Sekda Provinsi Sumsel H Nasrun Umar, gerakan ini murni merupakan inisiasi BKD untuk menjadikan Pemprov Sumsel sebagai pelopor gerakan mengurangi sampah plastik di institusi  pemeritahan resmi. Terlebih saat ini keberadaan sampah plastik di beberapa daerah di Indonesia menjadi isu yang begitu hangat  di dunia internasional

“Begitu banyak sampah plastik yang dibuang dan ditemukan di tengah laut dan ini akan mengganggu biota dan habitat lingkungan hidup. Apalagi plastik adalah sampai yang sulit terurai,” jelasnya.

Oleh karena itu Nasrun menilai inisiasi yang digagas oleh BKD merupakan suatu inisiasi yang sangat positif khususnya dalam rangka menyelamatkan dunia kedepan. ” Kita harus mulai dari yang kecil karena yang kecil inilah kemudian menjadi besar menjadi mengglobal,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Menurut Nasrun, kewajiban menyelamatkan dunia dari ancaman samoah plastik ini bisa dimulai dari hal kecil. Misalnya membuang sampah dengan sebaik-baiknya usai menggunakan air dalam kemasan plastik. Bahkan lebih baik lagi jika mulai membiasakan diri membawa botol air minum atau tumbler dalam berkegiatan sehari-hari.

“Target saya ini dimulai dari Setda dan BKD setelah itu saya akan mengampaikan usulan pada Pak Gubernur agar ini bisa dilakukan pada semua OPD. Tapi untuk tahap awal ini akan saya mulai dulu dari lingkungan Setda dan sekitarnya.  Kebetulan semua sudah ikut kepala badan Kesbangpol, Pertanian, Inspektorat dan BKD sendiri sebagai inisiator,” jelasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala BKD Provinsi Sumsel Hj Nora Elisya mengatakan gerakan ini memang tengah digalakkan secara  nasional. Karena itu untuk mengurangi sampah plastik di Sumsel mereka berinisiatif menggagas hal tersebut.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

” Ya jadi memang kami menjadi pelopor untuk di lingkungan Setda. Kami berharap gerakan ini segera diikuti oleh semua OPD dan organisasi yang lain,” jelasnya.

Setelah ada komitmen bersama mengurangi sampah plastik ini Nora berharap tidak ada pegawai yang menggunakan cangkir kemasan plastik.

” Ayo sama-sama kita bawa termos atau botol air sekarang lebih dikenal tumbler ya,” tambah Nora.

Untuk mendukung gerakan tersebut menurut Nora, dirinya juga mengimbau agar kantor kantor mulai menyiapkan dispenser berikut gelas. Sehingga saat rapat peserta tinggal mengisi gelas masing-masing atau mengisi tumbler yang sudah dibawa.

” Jadi kita cuma bawa tumbler saja untuk  diisi ulang,” jelasnya. Setelah peluncuran ini, Nora menargetkan agar gerakan ini segera diikuti OPD lainnya di Sumsel.

Tak hanya melakukan komitmen bersama, peluncuran gerakan tersebut juga diisi dengan serangkaian kegiatan lain seperti olahraga pagi dan senam bersama.

 

Laporan : Akip

Berita Terkait

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terbaru