WIDEAZONE.COM, JAKARTA | KPU RI terus melakukan penelusuran jejak digital, pasca website lembaganya terkait DPT (daftar pemilih tetap) terkena hack. KPU bersama BSSN dan Mabes Polri terus berkoordinasi, melakukan tracing digital hacker yang meretas website penyelenggara pemilu.
“Sudah berkoordinasi dengan BSSN dan Mabes Polri, saat ini divisi data dan informasi KPU sedang melakukan pengecekan data. Sedang melakukan digital tracing terhadap Informasi yang disampaikan tersebut,” kata Komisioner KPU August Mellaz.
Di satu sisi, ia memastikan, masyarakat tetap bisa mengakses laman SIDALIH (Sistem Informasi Data Pemilih) untuk mengecek DPT online. Sistem SIDALIH, masih berfungsi baik meski sempat dibobol oleh hacker.
“Cek DPT online masih berfungsi dengan baik dan berkaitan dengan data pemilih dalam DPT, undang-undang maupun Peraturan KPU (PKPU). Khususnya, Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2022 itu menegaskan bahwa salinan DPT itu memang diserahkan kepada peserta pemilu dan juga Bawaslu,” ucapnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

