Ketua KPK: Teladani Akhlakul Karimah Baginda Rasulullah

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2020 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPK, H. Firli Bahuri

Ketua KPK, H. Firli Bahuri

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Alhamdulillah, umat Muslim dunia khususnya di Indonesia hari ini kembali memperingati dan merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, kelahiran Baginda Rasullullah pada tanggal 12 Rabiul Awal yang jatuh pada hari ini, Kamis, 29 Oktober 2020.

Hal itu dikemukakan, Ketua KPK H Firli Bahuri di Jakarta, Kamis (29/10/2020).

“Tidak dapat dipungkiri, perayaan hari kelahiran Baginda Muhammad Rasulullah SAW tahun ini, sudah tentu sangat berbeda dengan tahun tahun sebelumnya karena masih mewabahnya COVID-19,” ungkapnya.

Firli meyakini bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya untuk mengenang waktu kelahiran Beliau semata, melainkan sebagai pelecut semangat umat untuk mengikuti sifat dan tauladan Rasullulah semasa hidupnya.

“Ahlak terpuji adalah salah satu sifat yang diwariskan Rasulullah SAW kepada umat, dimana hal tersebut selalu dilakukan Beliau dalam kesehariannya. Akhlak yang baik sudah tentu dapat meredam sisi kelam manusia salah satunya sifat tamak, ‘sifat binatang’ yang sewaktu-waktu dapat bangkit dimana hasrat dan hawa nafsu sudah tidak lagi dapat dikontrol, salah satunya keinginan memperkaya diri dengan melakukan korupsi,” ujarnya.

Sementara tauladan yang diberikan Baginda Rasulullah adalah istiqomah beliau dalam menerapkan amar ma’ruf nahi mungkar (mengajak dan menjalankan kabajikan serta menjauhi setiap larang-Nya), agar umatnya terhindar dari korupsi dan perilaku koruptif.

Baca Juga:  Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Baginda Rasulullah sangat membenci korupsi. Dalam beberapa kisah seperti Perang Khaibar disebutkan Nabi Muhammad SAW, enggan menshalatkan jenazah sahabatnya yang terbukti melakukan ‘ghulul ‘(korupsi).

Dalam penjabaran HR (Hadis Riwayat) Muslim dari kisah tersebut dapat disimpulkan bahwasanya ibadah shalat yang dikerjakan, sedekah yang dilakukan dan haji yang ditunaikan atau kebaikan lain yang dilakukan, tidak bermakna ibadah sama sekali di mata Allah SWT apabila seorang Muslim masih melakukan praktik korupsi dalam hidupnya.

Menauladani sikap Rasulullah SAW, salah seorang sahabat bernama Umar Bin Khattab yang dipercaya menjabat sebagai khalifah, langsung memecat pejabat atau kepala daerah yang kedapatan melakukan korupsi, meskipun beberapa diantara mereka adalah pendukungnya.

Bukan hanya itu, Umar melakukan inspeksi kekayaan pejabat negara dan menyita harta mereka yang diperoleh bukan dari gaji yang semestinya di Baitul Mal, kemudian sitaan tersebut digunakan bagi kepentingan rakyat.

“Semakin jelas, korupsi adalah perbuatan jahat, buruk dan tercela yang menggagalkan semua ibadah serta kebaikan lainnya yang dilakukan seseorang semasa hidupnya di dunia,” terang Firli.

Korupsi juga salah satu bentuk kejahatan kemanusiaan (corruption is a crime againts humanity) karena bukan hanya merugikan keuangan dan ekonomi semata, dampak destruktifnya sangat merusak setiap tatanan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, jelasnya.

Baca Juga:  200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Ketua KPK juga menyampaikan bahwasanya sudah banyak contoh negara-negara yang gagal dalam menjalankan kewajiban khususnya kepada rakyat, setelah korupsi menggrogoti, merusak dan meluluh lantakkan semua sistem serta tatanan kehidupan dinegara tersebut.

Sifat dan tauladan Nabi Muhammad SAW menyiratkan pelajaran hidup mengenai keinginan dan impian akan sebuah perubahan dari harapan yang dapat terwujud menjadi kenyataan, hanya dengan usaha dan tekad kuat sejalan dengan perintah serta tidak mengingkari semua larangan-Nya.

“Keinginan dan impian bangsa ini untuk lepas dari cengkraman laten korupsi, dapat menjadi kenyataan dengan tekad dan usaha bersama, segenap rakyat Indonesia yang dimulai dari diri sendiri, jujur dan berani untuk tidak melakukan korupsi,” tegas Ketua KPK.

Insya Allah, dengan mengikuti sifat dan menjalankan tauladan yang diberikan Baginda Rasullulah-Nabi Besar Muhammad SAW, cita-cita dan harapan Founding Fathers kita dimana negara ini dapat melindungi, memajukan kesejahteraan serta mencerdaskan kehidupan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote, akan segera terwujud.

“Selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita teladani budi pekerti dan Akhlakul Karimah Baginda Rasulullah agar kita selamat dunia-akhirat,” tutup Ketua KPK Firli Bahuri seraya mengucap salam. (Rel/Abror Vandozer)

Berita Terkait

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama
Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton
Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019
Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot
Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar
Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas
BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM
Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar

Berita Terbaru