WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mendorong sosialisasi koperasi lebih luas. Hal itu agar masyarakat dapat mencegah jeratan dari aplikasi pinjaman online (pinjol).
“Ini yang perlu kita sosialisasikan lebih banyak. Saya rasa praktik-praktik baik dari koperasi itu perlu kita promosikan kepada masyarakat,” kata Plt. Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Ekonomi KemenPPP Eko Novi Ariyanti.
Menurut Eko, koperasi merupakan sebuah usaha simpan pinjam yang sudah berusia sangat tua. Koperasi juga sangat berperan dalam memberikan keringanan bagi pihak yang meminjam dana.
“Koperasi enggak pakai bunga, bunganya juga amat kecil. Dan tidak terlalu memberatkan kepada komunitas,” kata dia.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)





![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)







![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

