Ketua Primer Koperasi TKBM Palembang, Muhammad Unif AS, menyerukan agar pekerja TKBM mewaspadai bahayanya pandemi virus corona.
“Saat sedang bekerja, kita khawatir pekerja TKBM mengalami hal-hal yang tak diinginkan. Makanya kita menyarankan agar tenaga kerja kita melengkapi dirinya dengan alat pelindung diri (APD) yang sudah kita bagikan,” ujar Unif ke pada Wideazone.com dan ZoomPost, Selasa (21/4/2020).
Alat-alat pelindung diri yang sudah dibagikan itu, kata Unif, terdiri dari baju, celana tebal (jeans), sarung tangan, helm kerja dan sarung tangan.
Selain itu, ketika mereka mulai bekerja dan masuk ke lokasi pelabuhan, di pintu masuk, katanya, mereka disemprot dengan cairan disinfektan.
Menurut Unif, meski virus ini “tidak” perlu terlalu dicemaskan di wilayah kerja pelabuhan, namun tingkat kewaspadaan pekerja harus tetap menjadi prioritas.
Apalagi ketika pera pekerja TKBM membongkar dan mengangkut barang dari kapal, tempat ia bekerja (kapal barang), datang dari berbagai wilayah di dunia.
“Makanya saya sarankan agar tiap pekerja tidak melepas sarung tangan, masker, pakaian yang dikenakan selama melaksanakan tugasnya,” kata Unif.
Apa yang diimbau pemerintah agar masyarakat tidak hidup sembarangan selama pandemi virus corona belum reda.
Keadaan inilah yang dikhawatirkan semua orang. Sebab selama wabah corona menyebar ke berbagai wilayah di belahan dunia, sudah ribuan orang tewas akibat infeksi virus tersebut.
Karena itu Unif mengatakan, agar pekerjanya aman dan tidak mengalami hal-hal yang tak diinginkan, maka pekerja TKBM dilekapi dengan APD yang sesuai kebutuhan di lapangan. (*)
Laporan Abror Vandozer/Anto Narasoma



![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-225x129.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-225x129.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-225x129.jpg)
![Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Nurcahyo JM SH MH turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Timur [OKU Timur], Selasa 27 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0042-225x129.jpg)
![Lahan Cetak Sawah Rakyat [CSR] di Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU] Timur, Sumatera Selatan, menunjukkan potensi menjanjikan. Hasil ubinan di Desa Campang Tiga Ulu, Kecamatan Cempaka, mencapai setara 7,76 ton gabah kering panen [GKP] per hektare,](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261028-WA0017-129x85.jpg)
![Salah satu objek Yayasan STIMIK IGM yang dipasang plang banner. [Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0043-129x85.jpg)


![Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi [SUTT] 150 kilovolt [kV] Sarolangun-Muara Rupit untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA0044-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

