banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250
banner 970x250

Istri Almarhum Rion Dijadikan Tenaga Kontrak Pemerintah

  • Bagikan
Jenazah Almarhum Rion Yogatama (penumpang dan korban kecelakaan Sriwijaya SJ-182) tiba di rumah duka orang tuanya.
Jenazah Almarhum Rion Yogatama (penumpang dan korban kecelakaan Sriwijaya SJ-182) tiba di rumah duka orang tuanya.
banner 468x60

WIDEAZONE.COM, LUBUKLINGGAU — Walikota H Prana Putra Sohe beserta jajaran Pemerintah Kota Lubuklinggau hadir dan mendampingi keluarga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 saat menerima kedatangan Jenazah Rion Yogatama di kediaman duka Jl Kenangan II RT 06 nomr 50 Kelurahan Lubuklinggau Utara II, Sabtu (23/1/2021). 

“Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau dan masyarakat mengucapkan turut belasungkawa,” ungkap H Prana Putra.

Kami sampaikan juga bahwa Jasa Raharja juga telah menyampaikan santunannya kepada pihak keluarga. “Kita bersama sama turut mendoakan almarhum Rion Yogatama bin Irawan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah dan diampuni segala dosa dosanya,” ujar Prana di depan jemaah takziah.

Kita doakan juga semoga pihak keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan.
“Atas keprihatinan kami, istri almarhum akan kita berdayakan sebagai tenaga kontrak di pemerintahan Lubuklinggau,” tuturnya.

Informasi yang di himpun, jenazah diberangkatkan dari Jakarta menuju kota Lubuklinggau pukul 10.45 dan tiba di rumah duka pukul 11:20 WIB.

Keluarga (Rion) Subali (50) menjelaskan kronologis korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada 9 Januari 2021 di perairan Kepulauan Seribu. “Saat itu korban hendak berangkat ke Pontianak karena panggilan kerja, namun beliau ketinggalan pesawat, dan akhirnya ia memutuskan untuk berangkat hari Sabtu menggunakan maskapai Sriwijaya Air,” ungkapnya.

Tetapi Allah berkehendak lain, ini sudah menjadi kehendak takdir dari Cucunda kami ini. “Cucunda kami ini menjadi korban salah satu korban pesawat tersebut,” jelasnya.

Sekali lagi kami haturkan terima kasih kepada bapak Walikota, Kapolres, Jasa Raharja, DPRD Lubuklinggau dan Basarnas yang memberikan usaha yang besar. Sehingga pada Jumat cucunda (Rion) kami ini sudah ditemukan dan teridentifikasi,” terang Subali.

Dikatakan Subali, kami juga mohon maaf sebesar besarnya jika semasa hidupnya, Cucunda (Riin) kami ini meninggal dalam usia relatif muda yakni 29 tahun. “Sudah barang tentu ada kesalahan tutur kata, tindak tanduknya kami mohon dimaafkan,” tukasnya seraya mengakhiri sambutan mewakili pihak keluarga Rion.

Selanjutnya jenazah korban di salatkan di masjid Babul Ihsan dan di makamkan di TPU Pancung di jalan Nangka kelurahan Lubuklinggau Utara II.

Laporan Fitra

Editor Abror Vandozer

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *