Sejak pukul 3 sore, hujan yang disertai angin kencang berlangsung hingga kurang lebih 2 jam. Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa titik di seputaran Kambang Iwak, Seputaran Hotel Swarna Dwipa, Jalan Hang Jebat, Jalan Talang Kerangga, terkena imbas hujan angin tersebut.
Beberapa pohon-pohon besar yang tumbang menutup jalan atau menimpa pagar rumah warga. Selain itu, Kabel listrik PLN yang terpasang di tiang-tiang juga ikut tertimpa pohon, akibatnya listrik di sebagian wilayah tersebut mengalami padam.
PLN bersama Dinas PRKP, DLHK Kota Palembang, Dishub Kota Palembang, dan Camat Setempat, segera menerjunkan personilnya untuk melakukan pembersihan pohon yang roboh dan mengamankan kabel yang putus. Selain agar arus lalu lintas di seputar lokasi kembali normal, juga untuk memastikan tidak adanya bahaya akibat kabel yang putus.
Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang, Nanang Prasetyo menjelaskan bahwa gangguan listrik akibat hujan angin itu menimpa beberapa lokasi di Kota Palembang, antara lain: seputaran Kambang Iwak dan Jalan Supeno, seputaran Talang Kerangga, Talang Semut, Tanjung Burung dan Rambutan. Sebagian besar gangguan yang terjadi karena peralatan listrik seperti kabel atau tiang listrik yang ditimpa pohon.
Dijelaskannya, sebanyak 72 personil gabungan unit PLN se Kota Palembang diterjunkan untuk melakukan perbaikan jaringan. Ditambah dengan bantuan personil dan peralatan dari Dinas PRKP dan DLHK Kota Palembang, sehingga proses pemulihan di beberapa titik bisa berlangsung cepat.
“Hingga pukul 8 malam ini, tinggal 2 gardu di daerah Tanjung Burung yang sedang dikerjakan perbaikannya. Beberapa peralatan kita rusak dan harus dilakukan perbaikan, namun kami optimis malam ini bisa diselesaikan,”ujarnya bersemangat.
Untuk itu, dirinya berharap agar masyarakat tidak sungkan untuk melaporkan jika ada pohon yang dekat dengan jaringan listrik dan bisa berpotensi bahaya. PLN bersinergi dengan Tim PU PRKP yang bertugas memangkas dan memotong pohon jika berpotensi bahaya dan mengganggu jaringan listrik. Masyarakat cukup melaporkan melalui telpon 0711-123 dan petugas PLN siap menindaklanjuti laporan masyarakat Melalui WA Grup Lintas Stakeholder.
“Masyarakat cukup telpon ke Contact Center PLN di nomor telpon 0711-123, jika ada pohon, umbul-umbul, atau benda lain di dekat jaringan listrik yang bisa berbahaya atau mengganggu. Agar listrik tetap menyala dan kita semua nyaman,” imbuhnya.
“Kami juga sampaikan terima kasih atas koordinasi dan bantuan rekan-rekan Dinas PRKP dan DLHK Kota Palembang dalam pembersihan dan perbaikan yang dilakukan, serta dari pihak Korem dan Polrestabes yang ikut berjibaku dalam pengamanan perbaikan tadi,” ungkapnya menutup pembicaraan. (ril/Miska)








![Penandatangan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat, Martindar Jalu Respati (kedua dari kanan) mewakili General Manager PLN UID Jabar dengan BDx Indonesia yang diwakili CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya (ketiga dari kiri) disaksikan oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kanan) didampingi EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati (kedua dari kiri), EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Joni [kanan], dan EVP Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, Widyo Anggoro Putro [kiri] di Kantor PLN Pusat, Selasa [19/5]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0036_copy_1003x578-225x129.jpg)









![Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru saat memberikan sambutan dalam pembekalan Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama [PD-PKPNU] Angkatan II yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama [PWNU] Sumsel di Balai Diklat Keagamaan Palembang, Jumat 29 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0037_copy_1223x770-360x200.jpg)
