Herman Deru Selaraskan Pembangunan dengan Potensi Daerah

- Jurnalis

Senin, 18 Oktober 2021 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya menerima kunjungan Wali Kota Pagar Alam, Alfian Maskoni terkait dengan usulan pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana strategis di Tahun Anggaran 2022 di ruang Rapat Gubernur, Senin [18/10],

Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya menerima kunjungan Wali Kota Pagar Alam, Alfian Maskoni terkait dengan usulan pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana strategis di Tahun Anggaran 2022 di ruang Rapat Gubernur, Senin [18/10],

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pemerataan pembangunan di kabupaten dan kota tetap menjadi komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wakil Gubernur H Mawardi Yahya [HDMY].

Melalui program Bantuan Gubernur Khusus [Bangubsus] ke Kabupaten/kota diharapkan terjadi percepatan dan pemerataan pembangunan di Sumsel ini.

Saat mendengarkan paparan Wali Kota Pagar Alam, Alfian Maskoni terkait dengan usulan pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana strategis di Tahun Anggaran 2022 di ruang Rapat Gubernur, Senin [18/10], Wakil Gubernur H Mawardi Yahya mengatakan, pembangunan yang menjadi konsentrasi HDMY tersebut terus akan dilakukan di semua sektor yang dinilai mampu mendongkrak ekonomi masyarakat dari hulu ke hilir secara merata.

“Pembangunan Sumsel ini dilakukan mulai dari hulu ke hilir secara merata. Ini memang sudah menjadi komitmen kita. Termasuk pembangunan di Kota Pagaralam,” kata Mawardi.

Terlebih lanjut dia, Kota Pagaralam sendiri berbeda dari kota lainnya. Dimana Pagaralam sendiri merupakan kota pertanian dan perkebunan serta destinasi wisata yang memukau.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

“Kita akui pertanian di Pagaralam ini sangat baik. Hanya saja, kita harus terus mendorong pemasarannya sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin meningkat,” tuturnya.

Terkait usulan pembangunan sejumlah infrastruktur di Kota Pagaralam, Wagub mengingatkan agar pembangunan itu berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan ini harus bermanfaat bagi masyarakat. Tidak hanya sektor infrastruktur tapi juga pembangunan di sektor pertanian dan pariwisata juga harus fokus dilakukan,” terangnya.

Seperti halnya perkebunan kopi. Dia berharap program sambung pucuk kopi terus dilakukan sehingga kopi Sumsel dapat semakin bersaing.

“Pembangunan daerah harus disesuaikan dengan potensi daerah tersebut agar mendapatkan hasil maksimal. Pertanian dan pariwisata di Kota Pagaralam sangat berkaitan erat. Apalagi rencana pembangunan kampun IPDN akan segera terwujud yang tentunya akan menambah pendapatan bagi daerah,” ujarnya.

Dalam paparanya Walikota Pagaralam Alpian Maskoni menyebut setidaknyanya ada 10 poin pembangunan strategis Kota Pagar Alam di tahun 2022, diantaranya peningkatan layanan RSUD Basemah, rehabilitasi gedung juang, peningkatan ekonomi dan perdagangan, pengembangan pariwisata, peningkatan PSU pemukiman, pengembangan infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan layanan kesehatan dan peningkatan sarana pemadam kebakaran.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

“Usulan yang disampaikan ini penting bagi kita. Salah satunya peningkatan RSUD, karena RSUD ini melayani pasien dari berbagai kecamatan di dua kabupaten lain seperti Lahat dan Empat Lawang. Rumah sakit ini merupakan sentral,” katanya.

Selain itu, peningkatan jalan dan jembatan juga perlu dilakukan. Hal itu mengingat jalan dan jembatan tersebut dapat mempercepat mobilitas masyarakat.

“Beberapa di antaranya ada yang telah lama mangkrak dan ini menjadi perhatian kita. Mudah-mudahan melalui bangub ini Pagaralam dapat semakin berkembang,” pungkasnya.

Diketahui, rapat tersebut juga diikuti oleh sejumlah pejabat baik di lingkungan Pemprov Sumsel maupun Pemkot Pagaralam.

Berita Terkait

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:21 WIB

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB