banner 2560x598

banner 2560x598

Hari Pertama, Kapolda Sumsel Tinjau Vaksinasi Merdeka di Kumbang

  • Bagikan
Hari pertama tugasnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto meninjau langsung Vaksinasi Merdeka jemaah Masjid Agung di sekolah Kesuma Bangsa (Kumbang) Palembang, Senin (6/9).
Hari pertama tugasnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto meninjau langsung Vaksinasi Merdeka jemaah Masjid Agung di sekolah Kesuma Bangsa (Kumbang) Palembang, Senin (6/9).
banner 468x60

Kapolda Fokuskan Pengamanan Stok Vaksin

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Hari pertama tugasnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto meninjau langsung Vaksinasi Merdeka jemaah Masjid Agung di sekolah Kesuma Bangsa (Kumbang) Palembang, Senin (6/9).

Dijadwalkan ada sebanyak 2500 peserta yang mengikuti vaksinasi massal ini.

“Pengamanan stok vaksin menjadi
salah satu fokusnya dalam membantu penanganan COVID-19 di Sumsel,” ungkap Kapolda Irjen Pol Toni.

Dijelaskan Irjen Pol Toni, ini memang sudah dilakukan sedari awal yakni mengawasi vaksin mulai kualitas yang akan diberikan ke masyarakat serta memastikannya tepat sasaran.

Seperti diketahui, seluruh Kabupaten Kota di Sumsel saat ini tidak ada lagi yang berstatus zona merah penyebaran COVID-19.

Berkaitan dengan itu, Irjen Pol Toni Harmanto mengingatkan seluruh lapisan masyarakat supaya jangan lengah dengan kondisi tersebut.

Menurutnya, menekan angka BOR atau keterisian tempat tidur di rumah sakit supaya tidak bertambah menjadi salah satu fokus utama yang harus diperhatikan saat ini.

“Kita tahu kemarin ada penambahan kasus positif sekitar 90 orang. Tapi tingkat kesembuhannya juga naik. Kita tentu berharap ada fluktuasi yang menjawab antara penambahan kasus, namun disisi lain BoR-nya turun,” ujarnya.

Selain itu, perhatian kepada pasien isolasi mandiri (isoman) turut menjadi prioritas dari mantan Kapolda Sumbar ini.

Hal itu bertujuan untuk mencegah risiko penularan COVID-19 dari pasien isoman.

“Isoman juga jadi prioritas kita karena ditakutkan menjadi klaster terbesar penyumbang masalah COVID. Mereka
yang tidak patuh saat isoman, bisa jadi
penular. Ini juga menjadi target saya untuk memperhatikan yang isoman ini,” ucapnya.

Pantauan awak media diantara vaksinasi ini yang menjadi sasarannya yakni dari Budha Suci, PHDI, sgenap pengurus dan jamaah Masjid Masjid Agung dan Perhimpunan Matakin (Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *