Gubernur Sumsel Serius Atasi Karhutla

- Jurnalis

Senin, 16 September 2019 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Sumsel, Iriansyah di Palembang, Minggu (15/9) menegaskan, Gubernur Sumsel H Herman Deru dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel sangat serius dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi saat ini.

Menurut dia, upaya penanggulangan Karhutla di Sumsel telah dilakukan Pemprov dengan berkordinasi dengan TNI/Polri dan BNPB serta kepala daerah di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel.

Dikataknnya,  Gubernur Sumsel H Herman Deru telah menetapkan  status siaga darurat asap kebakaran hutan dan lahan. Berbagai upaya telah dilakukan Pemprov dalam menekan terjadinya bencana yang ditimbulkan dari dampak musim kemarau tersebut, diantaranya  melakukan kampanye pencegahan karhutla dengan melibatkan semua instansi terkait meliputi BPBD, Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian, anggota  TNI/Polri, Manggala Akni yang ada di berbagai tingkatan, kabupaten, Kecamatan bahkan hingga  tingkat desa.

“Sejak awal Maret 2019 Pak Gubernur Sumsel sudah menyatakan status siaga untuk mengantisipasi karhutlah sejak dini. Bahkan pada April 2019  Pak Gubernur menerbitkan SK Satgas Karhutlah Sumsel dengan menunjuk  Danrem 044 Gapo  dan Kepala BPBD Sumsel sebagai Wadan satgas dibantu dengan Sub Satgas Udara, Danlanud, Satgas Darat, Satgas Gakkum, Satgas  Sosialisasi dan Satgas Doa dari Pemprov,” tegas Iriansyah.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Keseriusan Pemprov. Sumsel dalam mencegah Karhutla juga ditindaklanjuti dengan  membuat maklumat bersama antara Gubernur, Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Sumsel yang berisikan tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar.

“Tidak cukup disitu saja, kita juga telah membentuk satgas kebakaran hutan di BPBD Provinsi Sumsel dengan membuat posko-posko pencegahan kebakaran di desa-desa rawan karhutla,” tambah Iriansyah.

Iriansyah menambahkan, Gubernur Herman Deru setidaknya sudah melakukan patroli udara sebanyak enam kali menggunakan helikopter untuk memantau langsung kebakaran hutan dan lahan diantaranya ke wilayah Muba, Banyuasin, OKI, OI, OKU dan Kabupaten Pali.

“Pak gubernur sangat konsen dalam mematau perkembangan karhutla di Sumatera Selatan. Selain memantau lewat jalur darat dan udara juga pak Gubernur juga telah melayangkan surat ke kabupaten/kota untuk menggelar sholat Istisqo secara serentak di wilayah Sumatera Selatan,” paparanya.

Dijelaskan, bukan hannya personil dilapangan yang bekerja secara maksimal, namun  dari segi peralatan pemadaman juga telah disalurkan  ke daerah rawan karhutla. Demikian juga dengan anggaran Pemprov. Sumsel telah mengalokasikan dana cukup untuk  melakukan operasi pencegahan dan penagulangan karhutla melalui OPD terkait.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Narkoba Wakil Walikota Menggantung! Pengamat: Mana Komitmen DPRD Palembang?

“Upaya yang telah kita lakukan ini,  mendapatkan dukungan penuh dari BNPB berupa pemadaman secara konvensional  jalur darat, patroli udara  serta melakukan pemadaman melalui jalur udara  (water bombing). Dengan menerjukan  anggota TNI sebanyak 1000  personil, anggota Polri  205 orang personil, 102 orang dari BPBD dan sisanya 205 orang melibatkan dari unsur masyarakat yang ada di desa rawan karhutla,” pungkasnya.

 

Sumber : Realese Humprov Sumsel

Berita Terkait

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terbaru