WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pasca pemberlakuan kegiatan belajar mengajar [KBM] tak hanya bagi satuan pendidikan di Disdik Provinsi Sumsel/Kabupaten dan Kota, kini giliran Kantor Kementerian Agama [Kemenag] Kota Palembang mengeluarkan surat edaran [SE] bagi Raudhatul Atfal [RA], Madrasah Ibtidaiyah [MI], MTs hingga MA mengalihkan metode KBM dalam jaringan [daring] atau online.
Hal itu tertuang dalam SE Kanwil Kemenag Provinsi Sumsel dengan nomor B-1595/Kw.06.2.1/PP.00/10/2023 tanggal 02 Oktober 2023 tentang penyesuaian KBM sebagai dampak buruk bahaya kabut asap.
Dalam edaran itu, Kakanwil Kemenag Palembang, Drs H Abdul Rosyid SAg MM MSi mengimbau KBM di satuan Pendidikan dialihkan ke metode daring dengan tetap memperhatikan capaian pembelajaran. “Memastikan proses KBM daring berjalan dengan baik,” imbaunya dalam SE.
Setiap warga sekolah, jelas Rosyid, untuk meningkatkan pola hidup bersih dan sehat serta selalu mengenakan masker saat berada di luar ruangan.
Diketahui, SE Kanwil Kemenag tersebut baru dikeluarkan setelah sebelumnya stakeholder dan instansi pendidikan lainnya telah mengeluarkan edaran terlebih dulu. [AbV]





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
