Ekspor-Impor Indonesia Pada Februari 2022 Alami Peningkatan

- Jurnalis

Sabtu, 19 Maret 2022 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber: Badan Pusat Statistik [BPS] diolah Kemendag

Sumber: Badan Pusat Statistik [BPS] diolah Kemendag

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Kinerja ekspor Indonesia pada Februari 2022 mencapai USD 20,46 miliar, naik 6,73 persen dibandingkan dengan Januari 2022 [MoM].

Demikian juga apabila dibandingkan dengan ekspor ini Februari 2021 lalu [YoY], ekspor pada Februari 2022 mengalami peningkatan 34,14 persen dan kinerja ekspor di Februari 2022 ini juga merupakan nilai ekspor awal tahun tertinggi selama ini.

Peningkatan ekspor tersebut disebabkan adanya kenaikan ekspor migas15,59 persen [YoY] dan peningkatan ekspor nonmigas sebesar 35,24 persen [YoY].

“Peningkatan kinerja ekspor Februari 2022 akibat peningkatan harga komoditas utama Indonesia di pasar internasional, seperti timah, emas, nikel, dan besi baja turut mendorong nilai ekspor,” ungkap Menteri Perdagangan [Mendag] Muhammad Lutfi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat [18/3].

Beberapa produk ekspor nonmigas yang mengalami peningkatan yang signifikan dibanding Februari 2021 [YoY], yakni bijih, terak, dan abu logam [HS 26] naik 265,65 persen, timah dan barang dari padanya [HS 80] naik 171,18 persen; nikel dan barang daripadanya [HS 75] naik 162,76 persen; logam mulia/perhiasan/permata [HS 71] naik 126,71 persen; dan bahan kimia anorganik [HS 28] naik 70,86 persen.

Baca Juga:  Lady Rara Siap Meriahkan Malam Pengundian Super Grand Prize Tabungan Pesirah

Pada Februari 2022, Tiongkok, AS, dan Jepang masih menjadi pasar utama ekspor nonmigas Indonesia dengan nilai ekspor nonmigas sebesar USD 7,82 miliar dan kontribusi sekitar 40,84 persen terhadap ekspor nonmigas nasional.

Adapun beberapa pasar tujuan ekspor nonmigas utama Indonesia yang mengalami pertumbuhan tertinggi pada Februari 2022, antara lain Swiss tercatat naik 646,57 persen [YoY]; India naik 97,80 persen [YoY]; Korea Selatan naik 81,44 persen [YoY]; Spanyol naik 81,29 persen [YoY]; dan Bangladesh naik 74,45 persen [YoY].

Ekspor nonmigas Indonesia ke kawasan emerging markets dan developing economies juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada Februari 2022, ekspor nonmigas ke kawasan Afrika Utara tumbuh sebesar 126,96 persen [YoY]; Amerika Tengah naik 122,68 persen [YoY]; dan Eropa Timur naik 95,05 persen [YoY].

Baca Juga:  Polda Sumsel-Pertamina EP Perkuat Pengawasan Sumur Minyak Rakyat, Ilegal Drilling Dibidik

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar ekspor nonmigas Indonesia terdiversifikasi. Nilai ekspor selama periode Januari-Februari 2022 mencapai USD 39,64 miliar atau naik 29,75 persen [YoY] dibanding periode yang sama pada 2021.

Peningkatan ekspor tersebut dipicu olehnaiknya ekspor nonmigas sebesar 31,02 persen [YoY] dan ekspor migas yang juga tumbuh 8,69 persen [YoY].

Peningkatan ekspor nonmigas periode Januari-Februari 2022 terutama didorong kenaikan ekspor bijih, terak, dan abu logam [HS 26] yang tumbuh 220,43 persen [YoY]; logam mulia/perhiasan/permata [HS 71] naik 96,39 persen [YoY]; dan besi dan baja naik 83,95 persen [YoY]. 

Selain itu, secara keseluruhan, peningkatan ekspor nonmigas selama periode Januari-Februari 2022 dipicu meningkatnya ekspor ke 30 besar pasar, kecuali Bangladesh dan Arab Saudi yang turun, masing-masing sebesar 0,70 persen [YoY] dan 10,90 persen [YoY].

Berita Terkait

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar
PLN UID S2JB Siaga Iduladha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat
Gubernur Herman Deru Dukung FESyar Regional Sumatera 2026 untuk Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah
Wagub Cik Ujang Dorong Peluang Investasi Sumsel dalam Forum Tokoh Politik dan Bisnis Tiongkok–Indonesia
Gaya Hidup Cerdas 2026, Strategi Anak Muda Sumsel Bangun Dana Darurat Lewat Sinergi Pesirah
Bank Sumsel Babel Percepat Digitalisasi Transaksi dan Layanan Publik

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:28 WIB

PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:34 WIB

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:32 WIB

PLN UID S2JB Siaga Iduladha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Gubernur Herman Deru Dukung FESyar Regional Sumatera 2026 untuk Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah

Berita Terbaru