Ekonomi Diprediksi Mulai Membaik di Kuartal Ketiga

- Jurnalis

Kamis, 5 November 2020 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonomi Diprediksi  Mulai Membaik di Kuartal Ketiga

Ekonomi Diprediksi Mulai Membaik di Kuartal Ketiga

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Pemerintah memperkirakan kondisi ekonomi akan mulai membaik di Q3 (Kuartal ketiga).

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kebijakannya Fiskal (BKF) Febri Kacaribu dalam Simposium Nasional Keuangan Negara 2020, di Jakarta, Rabu (4/11/2020).

“Kondisi ekonomi akan mulai membaik di kuartal ketiga, dengan kondisi ke depan akan semakin mendekati ke arah positif. IMF juga memproyeksikan pertumbuhan 2021 untuk Indonesia relatif lebih tinggi dibandingkan negara lain,” ujarnya dalam acara yang diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) bertema “Peran APBN untuk Mewujudkan Indonesia yang Sejahtera, Adil, dan Berkesinambungan di Tengah Gejolak Ekonomi Global”.

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Perpanjang Pendaftaran Mudik Gratis hingga 8 Maret 2026

Ia juga mengatakan bahwa tingkat utang publik Indonesia masih terjaga rendah jika dibanding dengan negara-negara lain yang sama-sama melebarkan defisitnya dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini.

“Jika kita bandingkan dengan negara-negara lain, tingkat utang publik Indonesia masih tetap dapat dijaga rendah, sehingga ancaman risiko fiskal ke depannya, diharapkan tidak mendistorsi pemulihan (ekonomi) maupun reformasi struktural,” jelasnya.

Secara global, sektor manufaktur mulai menguat yang ditandai dengan membaiknya Purchasing Manufacture Index (PMI) global yang konsisten sejak April 2020. Kenaikan ini didukung oleh kegiatan manufaktur di Tiongkok, AS dan Eropa yang mulai menguat.

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Perkuat Transformasi Digital dengan BSB Mobile

Ia melanjutkan, meskipun Q3 diprediksi hampir semua komponen Produk Domestik Bruto (PDB) negatif, namun konsumsi pemerintah atau belanja negara sebagai instrumen countercyclical dapat mendorong proses pemulihan ekonomi.

“Q3 diprediksi hampir semua komponen Produk Domestik Bruto (PDB) negatif, kecuali konsumsi pemerintah yang signifikan. Hal ini menunjukkan belanja pemerintah sangat sentral dalam kondisi saat ini. Ini yang disebut belanja negara sebagai instrumen countercyclical yang dapat mendorong proses pemulihan ekonomi,” pungkasnya.

Laporan Jono – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Ratu Dewa bersama Herman Deru Launching CFN Atmo, Geliat Ekonomi Tumbuh
Transaksi CFN! Gunakan QRIS Bank Sumsel Babel Langsung Discount
Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok
Dokter Puskesmas Rasuan Menang Grand Prize, Undian Pesirah BSB Dorong Ekonomi Lokal OKU Timur
Uji Coba CFD-CFN Palembang Sukses, Warga Antusias Dorong Geliat UMKM
Gubernur Herman Deru Apresiasi Komitmen Lingkungan dan Inovasi PTBA di Usia ke-45
Dukung Car Free Night! Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan CSR di Pedestrian Atmo
Program 100 Hari Dirut Tirta Musi Teddy Andrian dari Layanan hingga PAD

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 03:47 WIB

Transaksi CFN! Gunakan QRIS Bank Sumsel Babel Langsung Discount

Kamis, 16 April 2026 - 16:08 WIB

Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok

Selasa, 14 April 2026 - 15:48 WIB

Dokter Puskesmas Rasuan Menang Grand Prize, Undian Pesirah BSB Dorong Ekonomi Lokal OKU Timur

Minggu, 12 April 2026 - 12:09 WIB

Uji Coba CFD-CFN Palembang Sukses, Warga Antusias Dorong Geliat UMKM

Sabtu, 11 April 2026 - 20:02 WIB

Gubernur Herman Deru Apresiasi Komitmen Lingkungan dan Inovasi PTBA di Usia ke-45

Berita Terbaru