DPR-PUPR Sibuk Janji, Warga Sibuk Hindari “Jebakan Maut”

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan akibat jalan bergelombang di Jalintim KM 38 Banyuasin, Sumatera Selatan, satu pengendara motor tewas di lokasi. [Foto: Desi OY-WI]

Kecelakaan akibat jalan bergelombang di Jalintim KM 38 Banyuasin, Sumatera Selatan, satu pengendara motor tewas di lokasi. [Foto: Desi OY-WI]

Roda kendaraan yang melintas di atas jalan keriting ini seakan berputar di antara bahaya dan kesia-siaan. Jalan Nasional yang rusak bertahun-tahun justru dibiarkan menjadi jebakan maut bagi pengendara.

Ironisnya, ditengah anggaran infrastruktur yang terus digelontorkan tiap tahun, pemerintah seakan memilih menutup mata.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Kerusakan jalan nasional di ruas Jalan Lintas Timur [Jalintim] Palembang – Jambi sudah lama menjadi keluhan masyarakat.

Jalur vital ini nyaris tak pernah tersentuh perbaikan menyeluruh, hanya pengerukan seadanya yang justru memperkeruh kondisi.

Padahal, catatan APBN Kementerian PUPR menunjukkan setiap tahun triliunan rupiah digelontorkan untuk sektor infrastruktur jalan nasional. Namun, alokasi anggaran besar itu tidak tampak hasilnya dilapangan terutama di Jalintim Sumatera Selatan yang menjadi jalur logistik utama.

”Kalau lihat berita, anggaran jalan nasional tiap tahun besar. Tapi kenyataannya, Jalintim tetap rusak parah. Jadi masyarakat bertanya-tanya ke mana sebenarnya larinya anggaran itu?” sindir Ilham, Warga kecamatan Talang Kelapa, Jumat 19 September 2025.

Baca Juga:  BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius "ASBUN" Ultimatum 2x24 Jam Minta Maaf ‎

Data publikasi Badan Pusat Statistik [BPS] dan APBN PUPR mencatat belanja infrastruktur jalan nasional selalu menempati porsi besar. Namun fakta dilapangan menunjukkan ketimpangan sejumlah ruas jalintim di Sumsel tetap rusak parah bahkan makin membahayakan keselamatan.

“Bertahun – tahun dibiarkan, pemerintah hanya sibuk dengan janji perbaikan. Sementara setiap hari kami harus berjudi dengan nyawa melewati jalan keriting ini,” ujar Joni, salah seorang pengendara roda dua.

Tak hanya Kementerian PUPR, Masyarakat juga melayangkan kritik ke DPR RI dan DPRD. DPR RI khususnya Komisi V dinilai lemah dalam mengawasi kinerja pemerintah pusat, sementara DPRD Provinsi maupun Kabupaten dianggap hanya diam dan tidak serius menyuarakan aspirasi rakyat.

Baca Juga:  Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

“Kalau DPR RI betul-betul bekerja, jalan nasional tidak akan separah ini, Komisi V harusnya turun langsung menekan Kementerian PUPR. Sementara DPRD di daerah jangan hanya sibuk serap aspirasi di atas kertas, tapi diam ketika rakyat menderita di jalan,” tegas Ari, salah seorang aktivis Banyuasin.

Ironisnya, di tengah kerusakan yang semakin parah, dana perbaikan untuk ruas Palembang – Betung justru minim. Mengutip pernyataan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional [BBPJN] Sumsel, hanya sekitar Rp2,5 milliar yang dialokasikan untuk pemeliharaan rutin.

Angka itu jelas sangat terbatas dan tidak sebanding dengan panjang jalan maupun tingkat kerusakan di lapangan.

Laporan Desi OY | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang
Pemburu Pajak Kakap Palembang! Jejak Jamiah: Jaksa yang Tak Pernah Minta Jabatan
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WIB

APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?

Rabu, 30 September 2026 - 11:15 WIB

Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

1 Kilo Sabu di Bawah Kursi, Perjalanan Innova Mewah Kandas di Palembang

Berita Terbaru