Dinas PUPR Palembang Gelar FGD Guna Penataan Ruang Kota Tua

- Jurnalis

Kamis, 19 September 2019 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari

Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kota Palembang hari ini melaksanakan kegiatan updating rencana Detail tata ruang untuk dikota Palembang, maka diselenggarakan Fokus Group Discussion (FGD) untuk membahas permasalahan dilapangan.

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh Asisten II Pemerintah kota Palembang Bidang Perekonominan Dan Pembangunan Shinta Raharja, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kota Palembang Ahmad Bastari, Sekretaris Dinas PU PR Kota Palembang Faisal Reza yang dipusatkan diballroom Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (18/9/2019).

Asisten II Pemerintah kota Palembang Bidang Perekonomian Dan Pembangunan Shinta Raharja mengatakan kita sudah punya kebijakan-kebijakan mengenai penataan kota,

Tetapi kita juga menyesuaikan dengan amanat Undang-Undang (UU) dan PT yang ada, sehingga kedepan kita mempunyai yang detail mengenai wilayahnya, bagaimana pengembangannya kedepan.

Maka dari itu semua pihak terkait kita undang dan ajak untuk mengadakan diskusi, ujarnya.

“Bagaimana menciptakan planning kota Palembang lebih baik”. Kita ketahui bersama bahwa Palembang merupakan kota tua (lama) oleh sebab itu, maka dibutuhkan penataan dan planning pembangunan kedepan lebih baik lagi. Untuk target kita akan lakukan bertahap, dalam waktu dekat akan ada langkah-langkah dari dinas PU untuk menata itu dan terkait pihak yang datang sedikit namun tidak menghilangkan makna pentingnya kegiatan ini.

Harapan kita agar menjadi lebih baik, karena kota Palembang adalah salah satu kota layak huni, kita inginkan ditingkatkan lagi, ungkapnya.

Baca Juga:  Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kota Palembang, Ahmad Bastari, kita akan menjaring masukan, saran dari masyarakat dan instansi terkait secara detail mengenai tata ruang kota untuk 20 tahun kedepan, sejauh ini untuk tata ruang sangat bagus sekali terbukti banyak masukan dari peserta salah satunya dari provinsi dan pelabuhan.

Mengenai Auri tadi maka kedepan nanti akan ada konsultannya. “Nanti pihak konsultan akan diskusi kepada pihak Auri dan masyarakat disana dan akan dicarikan solusi”, bebernya.

Kemudian mengenai tentang penggalian tadi, nanti akan dipetakan bagaimana yang harus ada penggalian, harus diizinkan dan bagaimana volumenya akan kita detailkan, kita buat peraturan zonasi, makanya fungsi untuk menyerap aspirasi, memperbaiki, dan mengatur. Target kita adalah untuk nyusun tata ruang supaya teratur dan ditargetkan hingga akhir tahun 2019 selesai. Dan harapan kita kepada peserta agar lebih aktif lagi untuk mengikuti FGD ini, tegasnya.

Baca Juga:  Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Ditambahkan Sekretaris Dinas PU PR Kota Palembang Faisal Reza, dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah berdasarkan UU Republik Indonesia No.26 tahun 2007 tentang penataan ruang, Peraturan Pemerintah (PP) No.15 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan tata ruang, Peraturan Menteri Agraria dan tata ruang No 18 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan AT dan peraturan zonasi kota dan Kabupaten.

Tujuan dari FGD ini sendiri untuk mensosialisasikan kepada pemangku kepentingan terkait updating rencana detail tata ruang, melakukan identifikasi, inventarisasi, dan pengelolaan data yang akan digunakan untuk updating kota Palembang, pungkasnya.

 

Laporan : Akip

Berita Terkait

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama
Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton
Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot
Antisipasi Banjir dan Cuaca Ekstrem, Ratu Dewa Perkuat Koordinasi dengan BMKG
Dari Data ke Pelayanan Publik, Palembang Raih Peringkat III Satu Data Indonesia
Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas
Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang
Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Antisipasi Banjir dan Cuaca Ekstrem, Ratu Dewa Perkuat Koordinasi dengan BMKG

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Dari Data ke Pelayanan Publik, Palembang Raih Peringkat III Satu Data Indonesia

Berita Terbaru