Bukit Asam Berdayakan Para IRT dengan Kerajinan Songket: Jadi Penghasilan Tambahan bagi Emak-emak

- Jurnalis

Jumat, 26 April 2024 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 15 emak-emak [Ibu Rumah Tangga/IRT] di Desa Lingga Kabupaten Muara Enim memiliki keterampilan menjadi pengrajin pembuat songket dan meraup penghasilan tambahan. Para IRT tersebut tergabung dalam Sentra Industri Bukit Asam [SIBA] Songket.

Sebanyak 15 emak-emak [Ibu Rumah Tangga/IRT] di Desa Lingga Kabupaten Muara Enim memiliki keterampilan menjadi pengrajin pembuat songket dan meraup penghasilan tambahan. Para IRT tersebut tergabung dalam Sentra Industri Bukit Asam [SIBA] Songket.

WIDEAZONE.com, MUARA ENIM | Sebanyak 15 emak-emak [Ibu Rumah Tangga/IRT] di Desa Lingga Kabupaten Muara Enim memiliki keterampilan menjadi pengrajin pembuat songket dan meraup penghasilan tambahan. Para IRT tersebut tergabung dalam Sentra Industri Bukit Asam [SIBA] Songket.

Berdiri sejak 2016, SIBA Songket berawal dari keinginan para ibu rumah tangga di Desa Lingga untuk menggarap potensi yang ada di daerahnya. Songket dipilih karena dapat menjadi ciri khas Desa Lingga.

Rogayah, salah satu ibu rumah tangga di Desa Lingga, kemudian melatih ibu-ibu lainnya untuk membuat kerajinan songket. Dengan dukungan dari PT Bukit Asam Tbk [PTBA], Desa Lingga berkembang menjadi basis kerajinan songket.

Baca Juga:  Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

“Kami mendapat berbagai bantuan dari Bukit Asam. Di antaranya dibantu dengan alat tenun, pelatihan, dan permodalan,” kata Ketua SIBA Songket, Yenny Puspitasari.

Bukan sembarang songket, Yenny dan kawan-kawan membuat songket khas Tanjung Enim yang dinamakan Songket Behembang Lingge. Motif yang digunakan mengangkat kearifan lokal. Misalnya kujur, keris, gung, rosella.

Selain itu, pewarna yang digunakan juga berasal dari bahan-bahan alami seperti kunyit, daun jambu biji, secang, pinang, dan sebagainya.

Berkat peggunaan pewarna alami ini, nilai jual Songket Behembang Lingge jadi meningkat. Pendapatan para pengrajin pun bertambah. “Sejak menggunakan pewarna alami, pendapatan kami semakin meningkat. Mulai tahun 2019 sudah meningkat,” ujar Yenny.

Baca Juga:  BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius "ASBUN" Ultimatum 2x24 Jam Minta Maaf ‎

Songket Behembang Lingge telah dijual melalui berbagai cara. “Penjualan kebanyakan untuk suvenir. Penjualan ada lewat online, media sosial [SIBA Songket]. arisan, dan pameran-pameran,” ucapnya.

Sementara itu, VP Sustainability PT Bukit Asam Tbk [PTBA] Hartono menyampaikan harapannya agar usaha kerajinan songket ini dapat terus berkembang dan mendukung Program Tanjung Enim Kota Wisata.

“Songket Behembang Lingge terus berkembang dan kualitasnya semakin baik. Saya berharap Songket Behembang Lingge suatu saat dapat turut mendukung pariwisata di Tanjung Enim,” tutupnya. [AbV]

Berita Terkait

PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional
Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik
Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo
BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Senin, 28 September 2026 - 16:10 WIB

Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik

Sabtu, 26 September 2026 - 17:12 WIB

Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Berita Terbaru

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Headlines

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:27 WIB