WIDEAZONE.com, OKUT | Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten OKU Timur [BPBD OKUT] menggagas pembentukan ‘Desa Tangguh Bencana’ [DTB] di Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja Kabupaten OKU Timur.
DTB merupakan desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dalam menghadapi ancaman bencana serta memulihkan dengan segera dari dampak yang merugikan.
“Pembentukan Desa Tangguh Bencana sebagai upaya penanggulangan dini dalam menghadapi bencana,” ungkap Kepala BPBD OKUT Mgs Habibullah, Rabu 20 Desember 2023.
Menurutnya, bencana bisa datang kapan saja sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan dari semua pihak, termasuk salah satunya pembentukan Desa Tangguh Bencana ini.
“Pembentukan Desa Tangguh Bencana ini menjadi tanggung jawab kita ke depan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan penanggulangan bencana di kabupaten OKU Timur yang meliputi pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana,” ujarnya saat membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Kawasan untuk Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 80 orang peserta yang terdiri dari TRC 20 Kecamatan, TRC Desa Muncak Kabau, Desa Sabah lioh, Desa Baturaja Bungin, dan Desa Gunung Batu masing-masing membawa 5 peserta. “Desa-desa tersebut sudah ditetapkan sebagai Desa tangguh Bencana. Dalam melakukan pencegahan bencana, kita perlu melakukan Koordinasi dan kerjasama antara TRC BPBD Kabupaten OKU Timur dan TGC Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur, itu untuk penanggulangan bencana” pungkasnya” jelasnya
Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Mury Alfiansyah SSTP dari BPBD Provinsi Sumatera Selatan dan Ika Leohayati SKM dari Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur.
Laporan Rizal Arisandi | Editor AbV


![Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten OKU Timur [BPBD OKUT] menggagas pembentukan 'Desa Tangguh Bencana' [DTB] di Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja Kabupaten OKU Timur.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG-20231220-WA0030-800x600.jpg)
![Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kabupaten Banyuasin melalui program _Go to School_ di MAN Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Rabu 7 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0010-225x129.jpg)
![Tujuh orang kini memikul amanah besar: menjaga jejak sejarah Palembang agar tak hilang ditelan laju pembangunan kota. Mereka resmi dilantik sebagai Tim Ahli Cagar Budaya [TACB] Kota Palembang periode 2026-2029, Kamis 8 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0009-225x129.jpg)

![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-225x129.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-225x129.jpg)

![Komisi Pemilihan Umum [KPU] Kabupaten Banyuasin melalui program _Go to School_ di MAN Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Rabu 7 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0010-129x85.jpg)
![Tujuh orang kini memikul amanah besar: menjaga jejak sejarah Palembang agar tak hilang ditelan laju pembangunan kota. Mereka resmi dilantik sebagai Tim Ahli Cagar Budaya [TACB] Kota Palembang periode 2026-2029, Kamis 8 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261008-WA0009-129x85.jpg)

![Anak-anak muda anggota Tim Cegah Api Greenpeace Indonesia dan Perkumpulan Rawang di Palembang menyuarakan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan gambut di sekitar Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. [Abriansyah Liberto-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0020-129x85.jpg)
![Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kabupaten Banyuasin, Panca Al-Azhar](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261007-WA0004-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
