Biaya PCR di Sumsel Capai Rp900 Ribu, Aturan Pemerintah Rp500 Ribu

- Jurnalis

Rabu, 18 Agustus 2021 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tes PCR di Wilayah Sumsel-Wideazone

Ilustrasi Tes PCR di Wilayah Sumsel-Wideazone

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Saat ini biaya PCR di Sumsel masih bervariasi Rp750-900 ribu, ada aturan pemerintah agar PCR menjadi Rp500 ribu.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy, Rabu (18/8/2021).

“Ini wajib dipatuhi. Untuk 3T harus ditingkatkan. Vaksin diberikan terus di Sumsel serta kepatuhan masyarakat terhadap prokes,” ucapnya.

Ia menjelaskan, bantuan rapid antigen dalam jumlah besar akan digelontorkan. “Treatment yang baik yaitu tempat isolasi mandiri juga cukup banyak dan ini diawasi petugas sesuai dengan prosedur, ini diharapkan dapat menurunkan COVID-19,” ujarnya. 

Terkait angka kasus penyebaran COVID-19 di bumi Sriwijaya berangsur menurun. Pada 16 Agustus 2021, penambahan kasus di Sumsel sebanyak 237 kasus, sehingga total saat ini menjadi 55.058 kasus.  

Baca Juga:  Ancaman Penyakit Infeksi Baru Meningkat, RSMH Palembang Minta Masyarakat Waspada dan Perkuat Deteksi Dini

“Bertepatan HUT RI ke 76, 17 Agustus 2021 kasus penambahan positif sebanyak 372, untuk status zona merah yang sebelumnya ada di 13 daerah dari 17 Kabupaten/kota, mulai kemarin hanya ada tiga Kabupaten yang masih meradang dengan zona merah yakni, Kabupaten Banyuasin, OKU dan Musi Rawas. Sedangkan 12 Kabupaten/kota lainnya berstatus zona orange dan dua lagi sudah berstatus zona kuning. Jumlah kasus yang terus menurun ini juga mempengaruhi bed occupancy ratio (BOR), di mana saat ini tercatat 44 persen,” jelasnya.

Data terakhir, sambung Lesty, pada Selasa kemarin kasus memang turun, BOR juga turun. Ini hal yang baik dan semoga saja masyarakat semakin patuh prokes (Protokol Kesehatan), walaupun indikator turun. “Sehingga kalau stabil terus mudah-mudahan lepas dari zona merah,” katanya

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Ia mengatakan, penurunan kasus di Sumsel ini lantaran efek PPKM, serta pengurangan mobilitas masyarakat dan kepatuhan prokes yang semakin ketat. “Penanganan ke rumah sakit sesuai prosedur dan melakukan evaluasi dan audit pelayanan kesehatan RS serta pengawas RS. Sehingga pelayanan sesuai prosedur,” ucapnya.

Pihaknya pun terus memaksimalkan testing kepada masyarakat. Bahkan adanya wacana pengurangan biaya tes PCR tentu akan berdampak signifikan untuk penambahan testing tersebut.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81
Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029
Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Berita Terbaru