Bekerjasama dengan Indonesia, Pleasse Welcome !

- Jurnalis

Jumat, 26 Juli 2019 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi.net

ilustrasi.net

 

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Indonesia bisa bekerjasama dengan pemerintah mana pun. Minggu pekan ini, Putra Mahkota Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayes Al-Nahyan berkunjung ke Indonesia, menandatangani proyek senilai Rp 136 triliun dan tawaran kerja sama Hyundai Motor

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan selain itu masih ada peluang kerja sama lainnya dengan negara-negara lain, seperti Jepang dan Tiongkok.

“Meski demikian, semua investor harus memenuhi persyaratan yang ditentukan pemerintah Indonesia. Misalnya kewajiban untuk mentransfer teknologi untuk kerja sama itu,” ujar Binsar.

Baca Juga:  Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan

Terkait masalah itu, Binsar akan melihat secara detail apa yang terjadi di industri Tiongkok.

” Itu kita lakukan untuk mengetahui kemajuan teknologi terkini. Dalam kunjungan ke Tiongkok selama enam hari di awal bulan ini, saya berada di enam kota,” katanya.

Menurut Binsar, ia tak pernah membayangkan sebelumnya bahwa ia melihat sendiri berbagai macam industri yang merupakan supply chain dari material ke material lain.

“Ujungnya, jadi berangkai ke bermacam ragam produk turunannya. Contohnya saja, dari bahan nikel dapatenkadi produk stainless steel, carbon steel, katoda, baterai lithium, kendaraan, furniture. Bahkan turunan produknya bisa sampai ke produk farmasi. Kita bisa menyaksikan industri yang dirancang menghasilkan nilai tambah yang luar biasa,” kata Binsar.

Baca Juga:  Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Mengapa industri Tiongkok bisa begitu hebat? Binsar mengatakan karena Tiongkok benar-benar menerapkan teknologi tinggi.

Buktinya, kata Binsar, hampir semua pabrik yang ia tinjau dijalankan dengan teknologi robotik. “Di samping itu, orang-orang di sana bekerja secara efisien, disiplin dan semua industri memiliki unit research sendiri,” jabarnya. (abror vandozer)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Perumda Pasar Palembang Jaya Gandeng PTBA Benahi Pasar Tradisional ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Berita Terbaru