Bank Sampah, Bisa Berbenturan dengan DLHK

- Jurnalis

Sabtu, 5 Oktober 2019 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bank Sampah, DLHK dan Dana Keluarahan (wideazone.com)

Ilustrasi Bank Sampah, DLHK dan Dana Keluarahan (wideazone.com)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pengelolaan dana kelurahan (DK) harus dipertanggungjawabkan pihak kelurahan.

DK adalah uang rakyat. Meski serupiah pun harus diperhitungkan sesuai regulasinya. Misalnya terkait pengadaan barang dan jasa sesuai petunjuk pelaksanaan dan teknis yang dikerjakan.

Terkait masalah itu, akademisi FISIP Unsri Palembang, Andies Leonardo, mengatakan dana kelurahan dialokasi dari Dana Alolasi Umum (DAU).

“95 persen daro DAU, sedangkan lima persennya dialokasi dari dana pendamping yang dikucur dari APBD,” ujar Andies ke pada Wideazone.com, Sabtu (5/10/2019).

Sebenarnya, kata Andies, prinsip dasar penggunaan dana kelurahan sama dengan alokasi dana desa (DS).

akademisi FISIP Unsri Palembang, Andies Leonardo
akademisi FISIP Unsri Palembang, Andies Leonardo

Yang menjadi pertimbangan saat ini, untuk memanfaatkan DK haris didasarkan atas prinsip keilmuan dari pemerintah desa yang memiliki hak otonomi untuk mengatur dan mengelola rumah tangganya sendiri.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Jalan, TMMD ke-129 Dorong Aktivitas Ekonomi Warga Talang Jambe

“Kalau di kelurahan mekanismenya sedikit agak berbeda. Karena kebijakannya satu garis lurus dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah kota,” kata Andiens saat ditemui di ruang kepala jurusan.

Penggunaan DK harus terkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Pemkot. Sedangkan dana desa ditentukan kades dan perangkatnya untuk membangun desanya.

Jadi, penggunaan dana kelurahan akan mengikuti alur visi dan misi walikota. Karena itu DK merupakan dana rakyat yang bersumber dari APBD dan APBN. Dana ini digunakan harus melalui visi misi kecamatan dan pemkot.

“Namun alangkah baiknya di zaman demokrasi seperti sekarang publik juga dilibatkan untuk membangun daerahnya,” tukas Andiens.

Kelola Sampah

Sementara itu ketika menyinggung soal pengelolaan sampah, Andies, mengatakan hingga saat ini pengelolaannya tidak pernah tuntas sehingga menjadi isu internasional.

Baca Juga:  Air Bersih Jadi Prioritas, Satgas TMMD ke-129 Pastikan Sumur Bor Kampung Kreatif Pelangi Berfungsi Optimal

Menurutnya bahwa pengelolaan sampah itu sangat penting. Handaknya menjadi prioritas utama.

Sedangkan untuk kebutuhan bank sampah yang menjadi pembicaraan publik, menurut Andiens, akan tumpang tindih dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang. “Apalagi kebutuhan masyarakat itu berbeda-beda,” katanya.

Karena itu Andies mengingatkan agar pihak kelurahan berhari-hati melaksanakan program bank sampah. Sebab Kota Palembang memiliki 18 kecamatan dan 107 kelurahan.

Ini tentu banyak membutuhkan biaya bagi pembangunan saluran air, trotoar, taman bermain, bahkan ada juga warga yang membutuhkan infrastruktur kesehatan dan pendidikan nonformal.

“Makanya dengan dana terbatas, pengelolaan bank sampah perlu dilakukan mekanisme forum rembuk, atau bekerjasama dengan stakeholder forum meeting yang bisa digelar dalam pertemuan terbuka,” ujar Andies menutup perbincangan.

 

Laporan : Abror Vandozer

Berita Terkait

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat
Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI
Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81
Warga Sumringah Terima Baksos TMMD ke-129, Bantuan TNI Jadi Berkah di Hari Penutupan
TMMD ke-129 Berakhir, Kasdam II Sriwijaya Dorong Warga Pertahankan Semangat Gotong Royong
TMMD ke-129 Ditutup, Dansatgas Kodim 0418 Palembang Titip Pesan Penting untuk Masyarakat
Jalan 750 Meter Rampung 100 Persen, Kini Kendaraan Roda Empat Bisa Melintas

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Bidar Guncang Musi, Ribuan Warga Tumpah Meski Panas Menyengat

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Bidar Kembali Berpacu di Sungai Musi, 7 Ulu Jadi Pusat Festival HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Langkah Tegap Dina Nazwa Akila, Pembawa Baki Paskibraka OKU Timur di HUT RI ke-81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Warga Sumringah Terima Baksos TMMD ke-129, Bantuan TNI Jadi Berkah di Hari Penutupan

Berita Terbaru