Pompa Rp250 Miliar, Normalisasi Belum Selesai
WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Anggota Komisi V DPR RI, Ir Eddy Santana Putra MT [ESP] menyebutkan pengendalian banjir di wilayah Kota Palembang harus dimulai dari ‘Grand Design’.
“Sebenarnya ini tidak mudah, sebab dari dulu kita telah melakukan upaya penanganan. Daerah Kota Palembang berada di dataran rendah, ketika terjadinya pasang dengan intensitas hujan yang tinggi, air tidak mengalir ke daerah aliran sungai [DAS] malah dari Sungai Musi masuk, sehingga impactnya banjir kalo tidak dilakukan tereatment,” ungkap ESP saat diwawancarai Wideazone.com melalui sambungan elektronik, Kamis [30/9].
Artinya harus ada pengendalian banjir itu dengan drainase drainase sebagai penanggulan seperti, ada Sekip Bendung, Sekanak Lambidaro, Sungai Buah, Kedukan dan juga diperkirakan ada 12 sungai kecil di Seberang Ilir. “Satu satunya data dari forensik area, resapan itu semakin sulit untuk gerak laju dari debit genangan air,” ujarnya.
![Sampah yang menumpuk di aliran Sekip Bendung, Rabu 29 September 2021, malam [Photo Abror Vandozer]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2021/09/Sampah-yang-menumpuk-di-aliran-Sekip-Bendung-Rabu-29-September-2021-malam.jpeg)
Supervisi terhadap debit banjir yang semakin besar, sambungnya adalah dengan melakukan Pompanisasi skala kecil dengan cara membuat pintu pintu air kala itu [saat menjabat Walikota Palembang] dan ternyata cukup efektif.
“Penanganan itu kita lakukan untuk menarik genangan air dari kawasan Kantor Gubernur, Taman Siswa, Veteran, Rambang, saat itu semuanya ada pompa,” papar ESP yang pernah menjabat sebagai Walikota Palembang di Periode [2003-2013].
Progres BBWS Sumatera VIII Belum Maksimal
Dikatakan ESP, perencanaan itu pernah diusulkan, sekarang oleh Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera [BBWSS] VIII dibuatlah Pompa sebesar Rp250 miliar. Jadi pompa itu besar, hebat dan mampu untuk kolam penampungan sementara, tapi terkait bendung itu sendiri belum selesai normalisasinya, lambat dan itu jadi persoalannya.
“Jadi pompa itu percuma tidak ada realisasinya [garapannya]. Apa yang dipompa,”? ungkapnya.
Terkait Progres, kata ESP pompanisasi efektif jika normalisasi selesai dilakukan. Aliran sungai harus dinormalisasi yang sempit dilebarkan dan tidak ada lagi sampah. “Untuk Lambidaro masih dalam tahap pengerjaannya. Nanti, di ujung Sekanak Lambidaro terdapat kolam retensi yang besar rencananya,” jelasnya.
ESP menegaskan untuk Akselerasi normalisasi harus segera dilakukan. “Percuma Pompa sebesar itu jika normalisasinya lamban,”? ujarnya.
Kalo normalisanya lebih cepat, maka sistem pompanisasi di kawasan Kota Palembang akan terealisasi dan berjalan dengan yang diharapkan.
Pompanisasi yang dilakukan BBWS Sumatera VIII belum maksimal. Harus dikejar, BBWS haru kerja keras. “Jangan hanya bisa bangun bendungan Tigadihaji yang triliunan itu tapi Palembang terendam,” !! tuturnya.
Laporan Abror Vandozer


![Genangan Air pasca Hujan pada Rabu 29 September 2021, malam [Photo Abror Vandozer]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2021/09/Genangan-Air-pasca-Hujan-pada-Rabu-29-September-2021-malam-800x360.jpeg)
![Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0014-225x129.jpg)



![Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0023-225x129.jpg)

![Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260821-WA0014-129x85.jpg)



![Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0023-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
